• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jubir Asperikom: Permen Nomor 7 Tahun 2017 Penuh Nuansa Politis

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Oktober 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Massa dari Asosiasi Serikat Pekerja Riau Komplek (Asperikom) menilai bahwa Permen Nomor 7 Tahun 2017 penuh dengan nuansa politis. Permen ini dibuat akibat tekanan pihak luar, dan bukan betul-betul untuk penyelamatan lahan gambut.

Hal ini disampaikan oleh Sumanto, juru bicara (jubir) Asperikom sesaat setelah mediasi dengan DPRD Riau.

“Permen ini penuh dengan nuansa politis. Kenapa saya bilang, karena ini tidak murni untuk penyelamatan hutan, tapi atas desakan dunia internasional, yaitu Bank Dunia,” ujar Sumanto, Senin (16/10/2017).

Sumanto melanjutkan bahwa latar belakang lahirnya permen ini adalah akibat kebakaran hutan yang melanda Riau pada tahun 2015. Bank Dunia mencatat kerugian negara akibat kebakaran hutan ini mencapai 220 triliun.

Baca: Tolak Aturan Lahan Gambut, Massa Asperikom Mediasi Dengan DPRD Riau

“Tetapi, penegakan hukum sejak tahun 2016 dan tahun 2017, kita sama-sama rasakan, tidak ada lagi kebakaran hutan. Perusahaan tempat kami bekerja sudah sangat kooperatif, dengan berbagai program, seperti desa bebas api dan sebagainya,” tambah Sumanto.

“Artinya, penerbitan Permen Nomor 7 Tahun 2017 ini tidak berpihak kepada rakyat, karena berakibat pada PHK. Artinya, karena bukan gambutnya yang dipermasalahkan, tapi penegakan hukumnya yang harus ditegakkan,” pungkasnya. (cr1)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce
Otomotif

Inilah Keunggulan Frameless Panoramic Roof Pada Mitsubishi New XForce

...

Read moreDetails

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Next Post

Kurang Lebih Rp 1 Triliun, Perbaikan Infrastruktur Wisata di Riau dengan Sistem Keroyokan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.