• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bulog Riau Kepri Aman dari Beras Palsu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
19 Mei 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Kabar beredarnya beras plastik atau yang terbuat dari bahan sintetis membuat heboh masyarakat. Namun Bulog Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) memastikan beras yang mereka punya aman dari beras sintetis tersebut.

Hal itu ditegaskan Kepala Bulog Riau Kepri, Faruq Octobri Qomary kepada bertuahpos.com. “Kalau Bulog tidak beli Beras dari negara China, tetapi dari petani dalam negeri,” katanya Selasa (19/05/2015).

Selain itu beras yang dibeli Bulog melalui tahapan pemeriksaan kualitas sebelum disalurkan atau dijual. “Sudah dilakukan survey terhadap beras yang akan masuk Bulog dengan Surveyor Independence,” sebutnya.

Sehingga menurutnya beras plastik yang dikabarkan beredar, tidak tercampur dengan beras Bulog. “Tidak mungkin, karna beras sintetik berbahaya bagi kesehatan manusia,” katanya. (Baca : Kenali “Beras Plastik” yang Dijual Dipasaran)

Seperti yang diberitakan sebelumnya seorang pedagang makanan, Dewi di Bekasi, Jawa Barat yang mengaku mendapatkan beras palsu alias beras yang terbuat dari bahan sintetis berbahaya.

Disebut beras yang dibeli terlihat ada  keganjilan dengan beras yang di masak biasa. Sebagian beras tidak bisa bercampur dengan air. Saat dimasak lagi, proses banyak air, berasnya malah pecah, nggak hancur seperti masak bubur seperti biasannya.

“Rasanya tawar. Kalau bau khas nasi kan wangi, ini baunya tawar aja. Rasa di mulut agak getir,” ujar Dewi. (riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

11 Polisi Afghanistan Dihukum 1 Tahun Penjara Atas Kasus Farkhunda

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.