Sekolah Kejuruan Sangat Banyak Diminati

Rabu, 26 Juni 2013 09:51

BERTUAHPOS, SUMBAR – Untuk mewujudkan target menuju sekolah berstandar nasional pada tahun 2018 dan berstandar internasional tahun 2023, manajemen SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi intensifkan pelatihan dan pengembangan standar kompetensi pada 62 orang Guru yang mengajar di sekolah itu.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Muhammadiyah Bukittinggi Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Gusrizal,  dan selanjutnya menyebutkan, pelatihan itu merupakan salah satu upaya memicu motivasi Guru dalam meningkatkan mutu pendidikan siswa dan lulusan, sehingga tujuan sekolah mencapai berstandar nasional dan internasional dapat diwujudkan.

Pelatihan itu juga penting, mengingat calon siswa yang mendaftar di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi cukup membludak, dan jumlahnya jauh lebih banyak dibanding peminat tahun sebelumnya. Kondisi itu menurut Gusrizal, cukup membuktikan bahwa sekolah kejuruan saat ini semakin banyak diminati oleh masyarakat, tidak terkecuali di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi.

“Para orang tua saat ini sudah semakin percaya dan tidak ragu lagi untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah kejuruan, yang dulunya sempat dipandang sebelah mata oleh berbagai kalangan, “jelasnya.

Baca: 20 Ribuan Peserta SBMPTN di Pekanbaru Bersaing Hari Ini

Gusrizal menambahkan, sekolah kejuruan swasta di bukittinggi telah banyak berbenah diri untuk menampung jumlah siswa yang tidak dapat bersekolah di negeri, dengan kualitas, standar serta mutu pendidikan yang hampir sama dengan sekolah lainnya. Seperti halnya SMK Teknologi Muhammadiyah yang telah terakreditasi B, telah mendapatkan ISO 9001 tahun 2008 Registration Of System Certification  dan memiliki gedung permanen dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

Terkait penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013-2014 Kepala SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi Ulil Amri menyebutkan, calon siswa yang mendaftar di sekolah ini mencapai 153 orang. 

Meski jumlah pendaftar tersebut masih memenuhi daya tampung untuk enam lokal dengan total 216 siswa, namun pihak sekolah tambah Ulil Amri, belum bisa memastikan apakah semua pendaftar itu bisa diterima, karena masih ada beberapa tes yang akan dijalani peserta.

“Saat ini SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi memiliki empat bidang studi, diantaranya Teknik Audio Video (TAV), Teknik Kendaraan Ringan (otomotif), Teknik Pemesinan dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Yang paling banyak diminati adalah otomotif dan mesin,” terang Ulil Amri. (KATIK)