Rusli Zainal Bisa Dijerat Pasal Pencucian Uang

Rabu, 26 Juni 2013 19:10
BERTUAHPOS, JAKARTA – Pakar hukum spesialisasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yenti Ganarsih menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjerat Gubernur Riau Rusli Zainal dengan Undang-undang Pencucian Uang.
Â
Sebab, kata Yenti, penetapan seseorang sebagai tersangka dalam TPPU, dapat dilihat dari berapa lama orang tersebut melakukan tindak pidana korupsinya.
Â
“Penetapan pasal TPPU, pertama, kapan orang itu melakukan korupsi, dan ke mana saja uang itu dibelanjakan,” kata Yenti kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (26/6/2013).
Â
Sebelumnya, Rudi Alfonso, pengacara Rusli menyatakan, untuk menerapkan TPPU harus ada tindak pidana asal (predicate crime), yang sudah dibuktikan lebih dulu di pengadilan. Namun, Yenti berpendapat beda soal itu.
Â
Menurut Yenti, status Rusli yang menjadi tersangka di kasus korupsi, bisa menjadi acuan KPK meletakkannya sebagai tindak pidana asal.
Â
“Jadi, statusnya (Rusli) sebagai tersangka yang sekarang, termasuk predicate crime. Yang disebut money laundry, ketika uangnya sudah ke mana-mana,” jelas Yenti.
Â
Karena itu, papar Yenti, bila KPK ingin menjerat Rusli dengan TPPU, maka penyidik harus membuktikan ke mana saja aliran uang korupsi yang dilakukan Rusli Zainal.
Â
“Intinya, RZ sudah bisa ditetapkan TPPU, tapi KPK harus kerja keras untuk bisa membuktikan ke mana saja uang itu dibelanjakan,” tutur Yenti. (tribunpekanbaru.com)

Berita Terkini

Sabtu, 11 Juli 2020 21:18

Kalimat Inspirasi Para Tokoh yang Mendunia, Yuk Pelajari

#KALIMAT MENDUNIA

Sabtu, 11 Juli 2020 17:33

Fakta Tanah Gambut Riau, Terdalam di Dunia

#TANAHGAMBUT

Sabtu, 11 Juli 2020 17:22

2 BLK di Riau Akan Dikelola Pusat Pada 2021

#REGIONAL

Sabtu, 11 Juli 2020 15:29

Jaga Aset Penelitian dengan Digital

#KOMUNITAS

Sabtu, 11 Juli 2020 14:50

Kenapa UMKM Harus Manfaatkan Digital?

#VIDEO

Sabtu, 11 Juli 2020 12:19

Apa Itu TMC? Bagaimana Fungsinya?

#TEKNOLOGI #INSIGHT