Pesawat Rusak, Penumpang Air Asia Pekanbaru Diturunkan

Senin, 24 Juni 2013 09:33
BERTUAHPOS, PEKANBARU – Maskapai Penerbangan Air Asia Dengan nomor penerbangan QZ 7582 dengan rute penerbangan Pekanbaru- Bandung ditunda akibat terjadi kerusakan teknis pada pesawat.
 
Sebanyak 180 penumpang harus terlantar di bandara SSK II Pekanbaru selama lebih kurang 12 jam.
 
Pesawat Air asia yang semula dijadwalkan berangkat Pukul 8.30 terpaksa di tunda akibat terjadi kerusakan pada pesawat tersebut, Minggu (22/6).
 
Para penumpang terlihat begitu marah, terlihat mereka mengerubungi salah seorang petugas Air Asia.  Mereka menuntut kepastian akan keberangkatan mereka.
 
Para penumpang mengaku kesal akibat manajemen air asia mereka anggap tidak kompeten dan kurang profesional.
 
Salah seorang penumpang , Dardiri masih Terlihat marah dan kesal dengan masakapi penerbangan tersebut. Ia mengatakan ia dan ratusan penumpang lainnya telah menunggu selama lebih dari 12 jam.
 
Namun hingga jam 17.00 wib, penumpang  belum mendapat kepastian akan jadwal keberangkatan mereka.
 
” Manajemen maskapai Air Asia tidak profesional dan tidak  bertanggungjawab, kami telah menunggu selama 12, namum itkad baik dari mereka untuk memberikan kepastian dan solusi tidak ada sampai saat ini,” Ujar Dardiri dengan nada tinggi.
 
Dairi menceritakan, awalnya penumpang telah naik dan duduk kedalam pesawat.  Sebelum berangkat, pramugari memberikan instruksi tentang standar keselamatan dalam penerbangan.
 
Belum lama pramugari memberikan instruksi, pesawat yang mereka tumpangi tiba-tiba mati.
 
Penumapang kemudian diminta turun dan kembali keruang tunggu, karena pesawat tersebut mengalami kerusakan. Pihak maskapai kemudian meminta penumpang untuk menunggu, kerena pesawat rusak dan terpaksa harus ditunda selama dua jam.
 
Setelah menunggu selama dua jam, penumpang belum juga mendapat kepastian. Penumpang bahkan diminta untuk kembali menunggu selama satu jam. Setelah menunggu selama satu jam, kembali penumpang belum juga mendapat kepastian.
 
Para penumpang resah akibat tidak adanya kepastian maupun itikad baik dari manejemen terhadap penundaan tersebut. Mereka menuntut agar manejemen bertanggungjawab dan menemui mereka.
 
Manajemen, melalui petugas Ground Operation Air Asia, Arnel Van Azhar  menemui penumpang sekitar pukul 14.00 wib.
 
” Selama enam jam penumpang menunggu kami tidak di temui, bahkan minum pun tidak di berikan. Kami disuruh masuk keruangan Serindit Lounge ( temapat makan yang berada di dalam ruang tunggu) , ternyata makanan disana sudah tidak ada makanan lagi.
 
Penumpang juga ada yang anak-anak, kasian mereka kelaparan dan kehausan, namun pihak manejemen maskapai Air Asia tidak mau peduli terhadap masalah ini, ” Jelas nya.
 
Ditambahkannya, sekitar jam 14.00 wib, Petugas Air Asia kemudia meminta penumpang untuk keluar  melalui pintu dua, ternyata mereka akan di inapkan di salah satu hottel di Pekanbaru.
 
Sesampai di hotel, ternyata hottel tersebut menolak karena hottel tersebut penuh. Para penumpang kemudian balik kembali menuju bandara. 
 
Hal itu membuat gerah para penumpang. Penumpang yang marah dan tidak terima perlakuan dari petugas, kemudian kembali menemui petugas Air Asia dan menuntut untuk segera di berangkatkan hari itu juga.
 
Arnel Van Azhar salah seorang Ground Operation Air Asia yang datang menemui penumpang tersebut menjanjikan akan memberangkatkan mereka Pukul 21.30 wib.
 
Penumpang yang sudah gerah dengan janji-janji dari manajemen Air Asia tersebut meminta pihak Air Asia untuk membuat pernyataan, akan mengganti semua tiket penumpang jika kembali membatalkan keberangkatan mereka. Namun tuntutan tersebut tidak disanggupi oleh Ivan, petugas Air Asia. 
 
Ia mengatakan, mereka terpaksa melakukan delay akibat terjadi kerusakan pada pesawat. Kerusakan pada pesawat tersebut harus dilakukan perbaikan dan pergantian sparepart pada pesawat tersebut.
 
Sparepart tersebut telah mereka pesan dan harus menunggu beberapa jam karena sparepart tersebut diterbangkan langsung dari  Kuala Lumpur, Malaysia menuju Jakarta dan dari  Jarta menuju Pekanbaru.
 
Arnel Van Azhar yang biasa dipanggil Ivan ini menambahkan, pihaknya telah melakukan service penuh terhadap penumpang. ” Kami telah memberikan makanan kepada penumpang sebanyak sebanyak dua kali.
 
Kami juga telah menyediakan penginapan,” Jelas nya.
 
Ivan membantah jika hotel yang mereka sediakan penuh. Ia menjelaskan, beberapa penumpang ada yang protes karena mereka tidak sabar menunggu. ” Hotel sedang dirapiin oleh petugas hotel, tapi penumpang tidak sabar dan menolak di hottel,” Bantahnya. 
 
Jelasnya lagi, ia akan berjanji akan memberangkatkan penumpang malam ini. “Pasawat akan selesai jam 21.30 wib, jadi penumpang akan segera kita berangkatkan,” Kata Ivan
 
Air Duty Maneger, Ibnu Hasan, membenarkan bahwa terjadi delay pesawat maskapai penerbangan Air Asia tujuna Bandung hinga malam ini. Ia mengatakan delay tersebut terjadi akibat  teknikal reson (gangguan).
 
Hasan mengaku pihaknya telah meberikan saran kepada penumpang dan maskapai agar pesawat tersebut bisa cepat selesai atau jika tidak selesai untuk dapat melakukan pergantian pesawat.
 
Setelah berkoordinasi dengan pihak air asia, pesawat akan segera selsai pukul 21.30 wib malam ini.
 
“Insya Allah penumpang akan segera berangkat hari ini paling lambat pukuk 21.30 wib malam ini, ” Ujar Ibnu Hasan
 
Hingga kini penumpang masih tertahan di bandara SSK II Pekanbaru. Mereka masih menunggu kepastian akan jadwal keberatan mereka. Mereka juga membuat poster berisi tuntutan dan kekesalan mereka.
 
Mereka menganggap pelayanan dari maskapai tersebut buruk dan tidak bertanggungjawab. (pekanbaru.tribunnews.com)