Keyakinan Rusli Zainal, Riau Tetap Gelar ISG

Kamis, 13 Juni 2013 11:11
BERTUAHPOS, PEKANBARU –  Gubernur Riau Rusli Zainal masih merasa yakin Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG) ke-3 pada tahun ini, terlepas adanya wacana pemindahan penyelenggaraan ke Jakarta.
 
Hal itu disampaikan Rusli Zainal saat menjadi saksi dalam persidangan suap PON XVIII untuk tujuh terdakwa legislator DPRD Riau.
 
Ketua Majelis Hakim Ida Ketut Suarta menanyakan dampak dari masalah kasus suap PON terhadap kesiapan rencana Riau sebagai tuan rumah ISG. “Sampai hari ini Riau masih tuan rumah ISG,” kata Rusli Zainal. 
 
Wacana pemindahan lokasi ISG dari Riau ke Jakarta sebelumnya dilontarkan oleh Menpora Roy Suryo dengan alasan tuan rumah Riau kurang siap akibat Rusli Zainal menjadi tersangka kasus suap PON dan korupsi kehutanan, serta masalah tunggakan utang Pemprov Riau di arena PON.
 
Meski ada wacana tersebut, ia mengatakan terpilihnya Riau sebagai tuan rumah adalah berdasarkan persetujuan dari Federasi Negara-Negara Islam (ISSF).
 
Selain itu, ia mengatakan keputusan Riau sebagai tuan rumah juga diperkuat dengan Keputusan Presiden (Keppres) No.15 tahun 2012. “Keppres itu belum dicabut, jadi Riau masih tetap tuan rumah,” ujarnya.
 
Secara terpisah, Ketua KONI Riau Yulherman Yusuf mengatakan tidak layak Menpora mengambil keputusan sepihak dalam pemindahan lokasi ISG. Sebab, pemerintah daerah tinggal menyisakan kendala minor bersifat administrasi dalam persiapan tersebut.
 
Sedangkan, masalah status tersangka Gubernur Riau itu dinilai kurang relevan karena pelaksanaan ISG dilakukan oleh kepanitiaan, bukan perseorangan. “Lebih baik libatkan pemerintah daerah dalam memutuskan masalah ini. Ada baiknya solusinya adalah pelaksanaan ISG dilakukan di dua tempat, yakni Riau dan Jakarta,” katanya. (metrotvnews.com)