Kalbar Pintu Gerbang ASEAN

Minggu, 09 Juni 2013 15:02
BERTUAHPOS, PONTIANAK – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Raja Sapta Oktohari, menuturkan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Hipmi yang digelar di Pontianak memiliki makna mendalam untuk putra daerah Kalbar ini.
Â
“Saya merasa ini seperti pulang ke rumah sendiri. Terpilihnya Kalbar sebagai tuan rumah sudah berdasarkan proses, di mana sebelumnya beberapa provinsi juga mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah,” katanya saat bertandang ke Tribun Pontianak, Sabtu (8/6/2013).
Â
Rakernas merupakan evaluasi 1,5 tahun perjalanan pengurusan Hipmi dibawah Ketua Umum Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari. Rakernas XV bertemakan “Menjaga Soliditas dan Mewujudkan Optimisme Nasional Dalam Menyambut ASEAN Economic Forum,” itu akan dilakukan pada 9-11 Juni 2013, di Hotel Aston and Convention Center, Pontianak.
Â
“Ini merupakan momentum menarik. Oleh karena tema ini untuk menyiapkan Indonesia menghadapi ASEAN Economic Forum 2015. Untuk menyongsong ini kenapa tidak kita siapkan Kalbar menjadi pintu gerbang masuknya ASEAN ke Indonesia,” katanya.
Â
Dia menjelaskan Kalbar berbatasan dengan tiga negara, sehingga ini menjadi peluang untuk Kalbar lebih berkembang. Tak hanya itu, ia mengajak untuk menjadikan Kalbar sebagai interkonektivitas daerah-daerah di Indonesia Timur.
Â
“Oleh karena itu kita sampaikan ke Pak Hatta (Menko Perekonomian) bahwa fokus MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia-red) untuk Kalbar jangan hanya untuk terfokus pada perkebunan, tapi jadikan Kalbar untuk interkonektivitas ASEAN,” jelasnya lagi.
Â
Menurut Okto, Kalbar termasuk daerah akses yang strategis untuk dilalui bukan hanya dengan negara luar tetapi juga bagi provinsi lainnya seperti Sulawesi, Papua dan Kaltim dengan dibangunnya jalan trans Kalimantan. Kalbar tidak hanya sebagai daerah pertanian dan perkebunan, tapi juga sebagai terminal yang berbatasan dengan Malaysia.
“Oleh karena itu, Rakernas adalah momentum yang menarik, agenda Hipmi ini bukan hanya rapat tapi juga menggulingkan isu internasional menjadi nasional serta dilokalkan untuk menjadikan Kalbar sebagai gerbang AEC 2015,” tuturnya.
Â
Dengan demikian, Hipmi ingin menepis isu atau kultur yang beranggapan Rakernas hanya untuk membuat acara. Tapi melalui Rakernas XV Hipmi, semua kegiatan yang dilakukan bisa memberikan kontribusi positif terhadap program nasional.
Â
Adapun pengurus yang turut hadir di antaranya, Ketua BPP Hipmi Wilayah Indonesia Tengah Iwan Gunawan, Ketum BPD Kalbar Arief Kamatrena, Ketum BPD Jogjakarta Lilik Syaiful Ahmad, Ketum BPD Aceh Fariz Reza Firmandes, Ketum BPD Hipmi Sulsel Firman Mile, serta Ketum BPC Kubu Raya Mohamad Qadhafy.
Â
Rakernas XV juga menjadi moment memperingati HUT Hipmi ke-41 pada 10 Juni 2013. Menariknya lagi, kehadiran menteri-menteri yang akan mengisi forum bisnis pada Selasa (11/6/2013).
Seperti Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan.
Sementara itu pengusaha-pengusaha terkemuka di Indonesia dijadwalkan hadir, antara lain Harry Tanoe, Sandiaga Uno, Anin Bakrie, Oesman Sapta Oedang (OSO).  (tribunnews.com)