Dituding Bohongi Pedagang Kaki lima, Mahasiswa dan Warga Desak Walikota Pekanbaru Dilengserkan

Senin, 10 Juni 2013 13:05
BERTUAHPOS, PEKANBARU – Sekitar 500 massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Pedagang Kakilima Pekanbaru (AMPKLIP) menggelar aksi unjuk rasa, Senin (10/6/13).
Â
Aksi yang diawali dengan konsolidasi di Tugu PON, depan Pustaka Soeman HS tersebut kelanjutan protes atas penggusuran ratusan pedagang kakilima (PKL) Pasar Jongkok Panam di Jalan HR Soebrantas beberapa waktu lalu.
Â
Dalam aksinya, massa AMPKLIP tidak sekedar menyuarakan orasi secara bergantian dan membentangkan spanduk dan poster, tetapi juga mengusung pocong Walikota Pekanbaru Firdaus.
Â
Mereka mengaku sangat kecewa padan kebijakan Walikota Firdaus yang dianggap telah mendustai janji politiknya saat kampany jelang Pilkada Pekanbaru.
Â
“Dulu Firdaus minta dukungan kami, para pedagang untuk memimpin Kota Pekanbaru. Janjinya, kami para pedagnag kakilima akan diberi tempat yang layak. Tetapi, semua itu dusta! Munafik!” teriak Iwan, salah seorang pendemo dengan lantang.
Â
Menurut pedagang lain, perang para pedagang kakilima di Pekanbaru dalam memperjuangkan kemenangan untuk pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi sangat besar.
Â
“Kalau tidak kami dukung, belum tentu Firdaus-Ayat menang. Kami tidak menuntut apa-apa, selain agar Firdaus tak mendustai janji politiknya kepada kami,” tuntut Agus.
Â
Â
Saat ini aksi masih dalam bentuk konsolidasi massa. Mereka berencana demo di dua lokasi. Pertama di Kantor Walikota Pekanbaru dan ketua di DPRD Pekabaru.
Â
Ada lima tuntutan yang diusung AMPKLIP dalam aksi kali ini. Pertama, mendesak para PKL di Pasar Jongkok diizinkan kembali berjualan. Kedua, jangan lagi ada penggusuran PKL, tetapi lakukan pembinaan dan pengaturan.
Â
Ketiga, tinjau izin ritel Alfa Mart dan Indo Maret yang kian marak. Keempat, Pemko Pekanbaru jangan kalah oleh interfensi mafia dan kapitalis. Kelima, jika tuntutan tak dikabulkan, AMPKLIP akan berjuang memakzulkan atau melengsengkar Firdaus dari jabatannya sebagai Walikota Pekanbaru.
Â
Sejauh ini aksi massa masih berlangsung tertib. Terlihat puluhan aparat kepolisian siaga, melakukan penjagaan dan pengawalan. (riauterkini.com)