6 Terdakwa Korupsi Islamic Center Pelalawan Dituntut 4,5 Tahun

Rabu, 26 Juni 2013 07:49
BERTUAHPOS, PEKANBARU – Enam terdakwa yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre, Kabupaten Pelalawan.
Â
Dituntut hukuman penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pengkalan Kerinci, selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun) penjara.Â
Â
Â
Keenam terdakwa yang dituntut bersalah tersebut masing masing, Amrasul Abdullah, pejabat pembuat komitmen (PPK), Ir Syahril, Pengguna Anggaran (PA), Tengku Azman, Plt Kepala Sub Dinas Cipta Karya, Fahran Ridwan. H Zakri, Direktur PT Langgam Sentosa (kontraktor) dan Rahman Saragih, supervisor engineer PT Wisatama Arsitek.Â
Â
Â
Amar tuntutan yang dibacakan JPU Rully SH Cs dihadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, yang diketuai Krosbin L Gaol SH dan Isnurul SH, pada Selasa (25/6/13) malam sekitar pukul 20.00 WIB tersebut.Â
Â
Â
Keenam terdakwa dituntut bersalah melanggar Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Â
Â
Selain tuntutan hukuman, keenam terdakwa dikenakan denda sebesar Rp 50 juta atau subsider selama 3 bulan, dan bagi terdakwa H Zakri diwajibkanmembayar uang pengganti sebesar Rp 4,5 miliar. Jika tidak dapat diganti, maka diganti dengan hukuman selama 2,3 tahun,” ujar Rulli SH.
Â
Â
Hal yang sama membayar uang pengganti juga dikenakan kepada terdakwa Rahman Saragih. Selain membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga membayar uang penggati sebesar Rp 62 juta. Dan terdakwa Tengku Azman dikenakan denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan. Uang pengganti sebesar Rp 60 juta,” kata JPU lagi.Â
Â
Â
Sedangkan bagi ketiga terdakwa Syahril, Amrasul dan Farhan Ridwan. Selain dituntut hukuman selama 4,5 tahun serta denda Rp 50 juta subsider 3 bulan. Ketiganya tidak dikenakan membayar uang pengganti,” jelas JPU.
Â
Usai JPU membacakan amar tuntutannya, majelis hakim kemudian menutup persidangan dan dilanjutkan pada sidang berikutnya pekan depan.
Â
Â
Seperti diketahui, Keenam terdakwa dihadirkan kepersidangan oleh jaksa atas dakwaan, secara bersama sama turut serta melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre di Kabupaten Pelalawan, pada Desember 2007-2008 lalu. Atas perbuatannya, negara dirugikan sebesar Rp 7,7 miliar. (riauterkini.com)