dr Indra Yovi : Mahasiswa Itu Wajib Diisolasi Agar Masa Inkubasi Virus Habis

Sabtu, 09 Mei 2020 17:53
dr Indra Yovi : Mahasiswa Itu Wajib Diisolasi Agar Masa Inkubasi Virus Habis

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Juru Bicara COVID-19 Riau, dr Indra Yovi mengemukakan bahwa puluhan mahasiswa Riau yang baru pulang dari luar negeri wajib dilakukan isolasi. Hal ini tidak bisa ditawar demi menyelamatkan orang-orang yang nantinya akan berinteraksi dan melakukan kontak dengan masing-masing dari mereka.

Dia menambahkan, keputihan untuk mengisolasi para mahasiswa itu sebelum pulang ke kampung halaman, mengingat mereka baru saja selesai melakukan perjalanan dari daerah terjangkit lalu transit di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, yang juga merupaka daerah transmisi penyebaran COVID-19 (zona merah).

Advertisement

“Secara aturan memang harus di isolasi 14 hari supaya masa inkubasinya habis,” ujarnya, Sabtu, 09 Mei 2020 di Posko Gugus Tugas COVID-19 Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Menurutnya, kebijakan untuk mengisolasi para mahasiswa itu lantaran pemerintah tak mau ambil risiko besar terhadap potensi penularan COVID-19 dalam kapasitas yang lebih besar lagi. Lagi pula, petugas akan kesulitan untuk melakukan tracing kontak sebab pastinya akan banyak interaksi dengan orang-orang di sekitarnya.

Baca: Angka Pasien Positif dan Sembuh Berpotensi Seimbang, Jumlah Kasus COVID-19 di Riau Diklaim Bisa Ditekan

Dia menjelaskan, para mahasiswa ini stransit di Bandara Soekarno Hatta untuk beberapa waktu sebelum mereka diangkut pesawat yang membawa mereka ke Riau. Dalam durasi waktu tersebut, tidak ada yang bisa menjamin bahwa para mahasiswa ini tidak melakukan kontak dengan orang yang tidak terpapar COVID-19.

Situasi seperti ini memang sulit untuk dipahami. Terutama dari pihak keluarga yang selalu yakin bahwa anak mereka (mahasiswa) selalu aman pada saat melakukan perjalanan. Maka selama 14 hari kedepan 24 mahasiswa ini harus diisolasi, sebab itulah satu-satunya langkah terbaik yang harus dilakukan.

“Saya juga sudah dapat informasi dari petugas berjaga bahwa dari 24 mahasiswa itu sudah ada 2 yang mereaksi. Mereka batuk-batuk. 1 sudah dilarikan ke RS dan 1 lagi masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga untuk di rawat di RS. Nah, dengan reaksi begini, otomatis 2 orang ini sudah menjadi PDP,” jelasnya.

Untuk diketahui, 24 mahasiswa Riau yang baru pulang dari luar negeri itu, 4 diantaranya berasal dari Malaysia, 1 Thailand dan 19 lainnya berasal dari Arab Saudi. Seluruh mahasiswa itu kini tengah menjalani 3 hari masa isolasi. Mereka diisolasi di Balai Diklat BPSDM Pemprov Riau di Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru. (bpc3)

Berita Terkini

Rabu, 02 Desember 2020 17:35

Jokowi, Antara Optimis dan Warning Covid-19

#jokowi #covid #corona

Rabu, 02 Desember 2020 16:39

Jubir Covid-19 Riau: Kami Sadar Ada Kejenuhan Masyarakat

#corona #covid-19

Rabu, 02 Desember 2020 15:30

Biaya Investasi di Indonesia Mahal

#investasi #biayainvestasi

Rabu, 02 Desember 2020 15:15

Kisah Nek Mitun yang Harus Tetap Bekerja di Usia Senja

#act #kemanusiaan #ekonomi

Rabu, 02 Desember 2020 14:30

Fojuri Gelar Diskusi Virtual ‘Tantangan Industri Asuransi di Masa Pandemi’

#asuransi #indrustrikeuangan #ojk

Rabu, 02 Desember 2020 14:19

Tekanan Ekonomi, Masyarakat akan Memilih Karena Uang?

#PILKADA

Rabu, 02 Desember 2020 13:45

4.000 Lebih Orang di Pekanbaru Positif HIV/AIDS

#haiv/aids #riau #pekanbaru