• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jangan Pernah Sebut Anak Anda Bodoh

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 Agustus 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA –  Pada hakikatnya tidak ada anak bodoh di dunia ini. Setiap anak pasti memiliki kepintaran masing-masing sesuai bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Pendapat itu disampaikan pakar parenting yang juga dosen Pendidikan Guru Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hasto Daryanto, saat menjadi pembicara seminar parenting yang digelar SD Djamaatul Ichwan di Hotel Aston Solo.

Lebih lanjut Hasto memaparkan jika seseorang menilai anak dengan pandangan sempit, biasanya akan muncul stigma anak bodoh kepada seorang anak yang menurutnya tidak pintar di sekolah. Tapi jika seseorang menilai seorang anak dengan pandangan luas, sesungguhnya tidak ada anak yang bodoh. “Oleh karena itu pahami dan hargai kekuatan setiap anak,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Hasto, kemampuan seorang anak itu seluas samudera. Jika kemampuan anak dimaknai luas, anak akan menemukan eksistensinya. Ukuran kepandaian seorang anak seharusnya diukur dari tiga dimensi.

Yaitu secara afektif, psikomotorik dan kognitif. Sayangnya, banyak orang tua dan guru yang menilai kepintaran seorang anak secara kognitif. Seorang anak dikatakan pintar jika dia berprestasi secara akademis di sekolah.

Padahal ketika seorang anak sudah mau datang ke sekolah dengan rajin, mau berpakaian sendiri, anak itu juga sudah pintar secara afektif. Orang tua, lanjutnya, berkewajiban membangun konsep diri anak, menjelajah kemampuan anak dan tidak menjadi mesin pembunuh kemampuan anak.

Orang tua harus membangun konsep diri anak yang positif, tidak kenal putus asa menemukan kemampuan anak. Menurutnya ada beberapa ciri rumah yang bisa menjadi mesin pembunuh kemampuan anak.

Yaitu ketika orang-orang di rumah itu sering melarang anak melakukan aktivitas yang disukai, menyebut anak dengan sebutan negatif, tidak memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi, memberikan hukuman yang tidak mendidik dan adanya tekanan terhadap prestasi anak di sekolah.

“Dalam mendidik anak sebenarnya tidak ada hukuman, yang ada adalah konsekuensi,” ujarnya. Sementara itu salah seorang guru SD Djamaatul Ichwan Solo, Wiwin Kurnianti, mengungkapkan tahun ini SD Djamaatul Ichwan sudah mulai menerapkan kukirikulum 2013 pada siswa kelas I, II, IV dan V.

Secara umum, sebenarnya kurikulum 2013 menjadikan beban guru dan siswa lebih ringan dibandingkan menerapkan kurikulum pendidikan sebelumnya.(Kabar24)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Mudah Lupa? Coba Minum Secangkir Kopi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.