• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Persitiwa 2 September 1985, Tragedi Riau Menegakkan Demokrasi (part 1)

Tim Redaksi by Tim Redaksi
14 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Banyak yang tidak mengetahui Provinsi Riau sebenarnya menjadi yang pertama melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang No.5 Tahun 1974.

Tragedi ini terjadi karena Provinsi Riau mengajukan calon kepala daerah lain selain dari pusat, yang artinya tidak sesuai dengan UU No.5 Tahun 1974 tentang calon kepala daerah lebih dari satu orang.

Dikutip dari buku Tragedi Riau Menegak Demokrasi, peristiwa 2 September 2018 berawal dari keinginan fraksi Karya Pembangunan DPRD Provinsi Riau yang ingin menjadikan putra daerah sebagai Gubernur, melawan keinginan pusat (dalam hal ini Presiden Soeharto) yang lebih memilih Imam Munandar sebagai Gubernur Riau.

Sementara seperti yang diketahui, fraksi Karya Pembangunan DPRD Provinsi Riau ngotot ingin menjadikan putra daerah sebagai Gubernur Riau. Dimana keluarlah nama Ismail Suko, salah seorang tokoh Riau menjadi salah satu penantang Imam Munandar (Gubernur Riau saat itu, 1980-1985).

Kerinduan masyarakat Provinsi Riau yang ingin melihat putra daerah duduk sebagai gubernur inilah sebenarnya yang mendorong timbulnya berbagai reaksi. Termasuk mengganti Imam Munandar yang dipilih pemerintah pusat karena saat itu Riau termasuk daerah rawan, sehingga seorang gubernur haruslah berasal dari militer.

Lantas bagaimana perjuangan anggota dewan Provinsi Riau menjadikan putra daerah sebagai gubernur? Mampukah Ismail Suko mengalahkan Imam Munandar menjadi Gubernur Riau?

Baca ulasan selanjutnya di www.bertuahpos.com. (bpc9)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Riau Sumbang Hotspot Terbanyak di Sumatera Hari Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.