• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Inilah Amanat Reformasi Belum Terlaksana di Era Jokowi Menurut Penilaian Publik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Mei 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Masih ada 5 amanat reformasi yang belum terlaksana di era Presiden Joko Widodo. Ini berdasarkan hasil survei yang dilalukan oleh Lembaga Survei IndoBarometer. Lembaga ini mengangkat tema: Evaluasi 20 Tahun Reformasi.

Diantara 5 survei yang paling disoroti yakni tentang pengusutan kasus penembakan mahasiswa Trisakti dan penculikan aktivis. 46,6 persen dari responden menyatakan kedua kasus itu belum terpenuhi.

“Hanya 18,1 persen yang menyatakan kalau pengusutan masalah penembakan dan penculikan aktivis itu terpenuhi,” kata Direktur Eksekutif IndoBarometer Muhammad Qodari.

Kegiatan survei ini dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia dengan melibatkan sebanyak 1.200 responden. Kegiatan survei ini dilangsungkan sekitar tanggal 15 sampai 22 April 2018 lalu.

“Margin of error survei tersebut kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen,” sambungnya.

Sementara itu, dia menambahkan, soal penegakan hukum yang adil juga banyak disoroti publik. Yakni sebanyak 46,4 persen. Sementara ada 44,7 persen publik menilai di era Jokowi, pengusutan dan pengadilan kasus korupsi yang dilakukan Suharto dan pengikutnya juga belum terpenuhi.

Kemudian terhadap kasus kerusuhan Mei 1998 juga belum terpenuhi. Angkanya dari penilaian publik mencapai 44,1 persen. Dan ada sebanyak 40,3 persen penilaian publik tentang pengangguran dan kesenjanhan ekonomi.

(bpc3/CNNIndonesia)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Soeharto Dianggap Presiden yang Berhasil Pimpin Indonesia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.