• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Plh Kadisdik Sebut Riau Sudah Terlambat Terapkan Sistem Zonasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 April 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Plh Kepala Dinas Pendidikan Riau, Indra Agus Lukman mengatakan Riau sudah terlambat menerapkan sistem zonasi.

Dikatakan Indra, sistem zonasi sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permedikbud) Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru. Dimana, dalam Permendikbud ini menyebutkan sistem zonasi mewajibkan sekolah menerima 90 persen siswa baru yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah, yang dilihat dari data Kartu Keluarga.

“Itu tu (sistem zonasi), kita sudah terlambat. Ini adalah perintah Permendikbud. Wajib kita laksanakan. Tahun ini kita terapkan,” tegas Indra Agus Lukman kepada bertuahpos.com, Senin 23 April 2018.

Untuk diketahui, sistem zonasi berbeda dengan sistem rayon. Sistem zonasi seperti tertulis dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 mewajibkan sekolah menerima 90 persen siswa baru yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah, yang dilihat dari data Kartu Keluarga.

Sementara, sistem rayon adalah sistem penerimaan siswa baru berdasarkan daerah rayonnya, yang biasanya melingkupi wilayah kecamatan atau kota. Kuota siswa dalam rayon yang wajib diterima oleh sekolah adalah 50 persen dari daya tampung berdasarkan rangking.

Kemudian, kuota 50 persen siswa baru lainnya itu bisa ditempati oleh siswa dalam atau luar rayon, yang juga diurut berdasarkan sistem rangking.

“Tujuan sistem zonasi ini adalah untuk pemerataan pendidikan, baik itu dari siswa maupun guru,” tutup Indra. (bpc2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Sistem Zonasi Kubur Mimpi Siswa Berprestasi, Ini Kata Disdik Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.