• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Jenis Cacing Terdapat pada Sarden yang Ditemukan Warga, BBPOM Riau: Bukan Cacing Pita!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Maret 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kepla Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Riau, Mohammad Kashuri mengatakan jenis cacing yang terdapat dalam sarden merk mackerel itu bukan cacing pita.

“Bukan cacing pita, tapi kemungkinan Cacing Anisakis sp,” katanya, dalam senuah pesan singkat yang diterima bertuahpos.com, Rabu 21 Maret 2018.

Selain di Kabupaten Kepulauan Meranti, kasus ditemukannya cacing dalam sarden merk mackerel itu juga ditemukan di Kabupaten Inhil, Riau. Data ini berdasarkan surat yang diterima Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang dikirim oleh Dinas Kesehatan di masing-masing kabupaten/kota itu.

Sedankan jenis cacing Anisakis sp ini tergolong zoonosis yang berbahaya. Menempelnya cacing ini memang pada ikan seperti salmon, ikan kakap merah atau cumi-cumi. Dan itu tidak begitu saja terjadi. Pada dasarnya cacing parasit ini menjalani rantai makanan yang cukup panjang.

Sebagaimana dilansir dari Foodbest,  cacing itu bisa hinggap dari mamalia seperti paus yang memamakan makanan yang ada di laut, larvanya sudah terinfeksi. Larva dimakan krustasea, dan krustasea dimakan ikan, dan daging ikan digunakan untuk sushi, atau sarden kemudian dikonsumsi oleh manusia.  

Ketika ikan sushi atau sarden tidak dimasak secara matang, seseorang yang memakan makanan itu secara langsung telah mengkonsumsi parasit dan dengan cepat membuat sakit perut, iritasi dan kemudian demam dan muntah-muntah.

“Anisakiasis dapat menginfeksi salmon, herring, cod, makerel, cumi-cumi, halibut dan kakap merah. Hal itu terutama terjadi di Jepang karena seringnya mereka mengonsumsi ikan mentah,” ujar seorang dokter, Joana Carmo, seperti dilasir dari media itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan ihwal cacing dalam sarden yang ditemukan di Meranti dan Inhil tengah dilakukan uji laboratorium.

“Saya sudah koordinasi dg Ka BBPOM masih dalam proses pengujian, kita tunggu hasilnya dalam minggu ini ya,” katanya saat dihubungi bertuahpos.com, Senin 19 Maret 2018.

Mimi membenarkan kalau penemuan cacing dalam sarden itu, lantaran ditemukan oleh warga, yang kemudian dilakukan sidak dan terbukti ada cacing dalam kemasan kaleng saeden.

Selain di Kabupaten Kepulauan Meranti, kasus sama juga terjadi di Inhil pada tanggal 1 Maret 2018 sesuai dengan surat yang dikirim oleh Diskes Inhil ke Diskes Provinsi Riau.

“Koordinasi dengan BPOM terus dilakukan dan berharap masalah ini bisa segera ditangani,” sambung Mimi. (bpc3)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2026 digelar dengan penuh kehangatan di Halaman Kantor Bupati. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Peringatan Hari Santri Nasional, Upacara besar ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Inhu dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, para kyai, ulama, pimpinan pondok pesantren se‑Kabupaten Inhu, para orang tua, serta kurang lebih seribu santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah Inhu, Rabu (28/10/2026).

Pemkab Inhu Meriahkan Hari Sumpah Pemuda 2026 dengan Berbagai Kegiatan Positif

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Next Post

Menurut Islam, Ini Hukumnya Jika Seseorang Punya Jiwa Nasionalisme!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.