• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Minat Petani Padi Peserta AUTP di Payakumbuh Menurun

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Februari 2018
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PAYAKUMBUH – Minat masyarakat petani padi terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kota Payakumbuh, Propinsi Sumatera Barat tahun 2017 lalu jauh menurun dibanding pada tahun 2016. 
 
Untuk tahun 2016 dari 31 kelompok tani ikut AUTP yang tersebar di 5 Kecamatan di Kota Payakumbuh dengan luas lahan sawah petani 779 hektare dengan jumlah premi bayar petani mencapai Rp 28.044.000 juta.
 
Sementara pada tahun 2017 dari 31 kelompok tani yang ada tersebar di Lima Kecamatan di Kota Payakumbuh, hanya sebanyak 94.94 hektare sawah petani yang ikut Asuransi Usaha Tani Padi dengan jumlah premi yang dibayarkan Rp 3.418.146 juta. Hal ini jauh menurun dibanding pada awal dimulainya AUTP pada tahun 2016 lalu.
 
“Memang pada tahun 2017 kemarin, sedikit sekali jumlah petani kita yang ikut dengan AUTP. Dibanding tahun 2016, jauh sekali turunnya,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Payakumbuh, Syahril, Selasa (20/2/2018) kepada wartawan dikantornya.
 
Disampaikannya, pada tahun 2016 ada sebanyak 50 orang petani mengajukan klaim AUTP karena sawah miliknya  mengalami kekeringan. Dari seluruh klaim petani kepada PT. Asuransi Jasindo sudah dicairkan hanya berselang 1 bulan sejak diajukan klaimnya oleh petani.
 
“Total klaim masyarakat petani pada tahun 2016 pada 4 kelompok tani dengan luas lahan yang mengalami kekeringan seluas 14.778 hektare dengan nilai klaim total Rp 88.668.000 juta,” jelasnya Kadis. 
 
Sementara sebut Kadis, pada tahun 2017 hanya ada satu orang petani yang mengajukan klaim karena padi disawah milik petani diserang penyakit Blast seluas 0,75 hektare. “Untuk tahun 2017 hanya satu yang mengajukan klaim,” sebutnya. 
 
Disampaikannya, setiap pertani perhektare sawah hanya membayar Rp 180.000 ribu. Dari jumlah iuran AUTP yang dibayarkan itu, petani hanya membayar 20 persen dari besaran jumlah itu yakni 36000 rupiah setiap kali musim panen. Sedangkan selebihnya disupsidi oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Barat. 
 
“Petani sedikit sekali membayar setiap kali musim panen perhektare. Hanya 20 persen saja, selebihnya disupsidi oleh Pemerintah. Maka kita berharap masyarakat petani kita bisa terus mendaftar sebagai peserta AUTP ini,” harap Kadis.
 
Melalui Asuransi Padi ini disampaikan Syahril, masyarakat petani bisa mendapatkan jaminan atas kerugian yang dialami akibat bencana dan wabah penyakit seperti kekeringan, kerusakan akibat banjir, galodo dan penyakit hama berbahaya lainnya.
 
Kemudian dengan Asuransi Padi diharapkan meningkatnya swasembada pangan dan ketahanan pangan. Meski sebenarnya sebut Syahril, Kota Payakumbuh sudah swasembada dan surplus sebanyak 5000 ton pertahun.
 
“Produksi padi kita pertahun mencapai 36.000 ton. Konsumsi kita 115 kg beras rata-rata perorang perkapita pertahun. Jadi kita surplus beras sekitar 5000 ton pertahun. Dengan begitu kita punya cadangan beras untuk 4 bulan,” sebutnya bangga. (bpc15) 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing
Lifestyle

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

...

Read moreDetails
Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Next Post

Waduh, Wakil Rakyat Ikut Eksis di Baliho Paslon Gubri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.