• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tersangka SPPD Dispenda Terkejut Disebut Nikmati Rp38 Juta

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 Februari 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Syarifah Asparnida, Bendahara Bidang Retribusi Dispenda Riau tahun 2016, tersangka baru korupsi SPPD, terkejut namanya disebut menikmati uang Rp38 juta lebih dari pemotongan 10 persen SPPD dan UP. Ia merasa hanya menikmati uang Rp3 juta lebih bulan 38 juta.

Terkejutan ini terlihat saat Syarifah Asparnida, dijadikan sebagai saksi untuk perkara dugaan korupsi SPPD dengan terdakwa Deyu. Di hadapan majelis hakim yang diketuai Sulhanuddin SH, mengaku tidak tahu dari mana jaksa menyebutkan dirinya menikmati uang tersebut.

Dikatakannya, ketika dirinya mencairkan SPPD pada juru bayar, Akmal, dia memperoleh dana SPPD untuk bidang retribusi telah dipotong sebesar 10 persen. Porongan uang 10 persen tersebut disimpan oleh Akmal. Ia mengaku tidak tahu untuk apa uang tersebut digunakan.

Pada kesempatan tersebut, Syarifah mengakui adanya SPPD fiktif pada bidang retribusi, serta adanya jumlah hari yang tidak sesuai dengan yang dibayarkan. Seperti betangkat satu hari, namun dibayar penuh tiga hari. Uang SPPD fiktif ini digunakan untuk bermacam-macam, seperti untuk jalan-jalan seluruh staf bidang ke Batam dan THR tenaga honor.

Sementara dari SPPD fikrif tersebut, Syarifah mengaku hanya menikmati Rp3 juta, namun uang tersebut sudah dikembalikan.

Sementara saksi Yabti SE, Bendahara Bidang Retribusi, tahun 2015, mengakui menikmati SPPD fiktif dan pemotongan dana SPPD 10 persen. Jumlah yabg dibikmatibya mencapai Rp35 juta lebih. Dana tersebut menurutnya, sudah dikembalikan seluruhnya kepada penyidik.***(bpc17)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal
Ekonomi

Sektor Ritel Berpeluang Jadi Tameng di Pasar Modal

...

Read moreDetails
Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

Next Post

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Tahap I Tol Padang-Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.