• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Dahsyat!!! Suami Menjadi Tahanan, Wanita Palestina Bangga dan Tetap Setia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Mei 2017
113
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), RAMALLAH – Sebagian besar wanita Palestina yang memiliki suami dan menjadi tahanan Israel tetap setia dan bangga. Bahkan, meski suami rela menceraikan istrinya, sang istri tetap memilih setia hingga akhir hayat.

“Saya mencintai Ahed dan kami masih berhubungan,” kata Wafa, yang tetap setia seorang diri mengurus seorang putra dan putri mereka setelah suaminya dihukum karena tersangkut kasus pembunuhan, seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Seperti disebutkannya, ketika dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Israel satu dekade lalu, suaminya seorang pria Palestina, Ahed Abu Golmi, menawarkan isterinya agar menceraikan dirinya. Tujuannya agar sang istri bisa hidup bebas dan memilih suami baru, namun ditolaknya.

Menurut kelompok pegiat HAM, Palestinian Prisoners Club, lebih dari 7.000 warga Palestina saat ini ditahan di penjara-penjara Israel. Lebih 600 orang di antaranya menjalani hukuman seumur hidup, termasuk Golmi.

Biasanya, para suami diceraikan jika ditahan seumur hidup di penjara. Hal itu dilakukan agar sang istri tak kesulitan mencari nafkah dan mengurusi anak-anak mereka. Namun, banyak istri memilih bertahan. Istri bangga jika suami mereka bisa membunuh orang Israel.

Para tahanan yang melawan terhadap jajahan Israel dimuliakan dalam masyarakat Palestina sebagai pahlawan “perjuangan”. Bagi sebagian istri, mereka bangga bertahan karena menyangkut perjuangan dan harga diri bangsa Palestina.

Khalida Muslih (39), warga Palestina lainnya, mengatakan, dia tidak mempunyai pikiran lain ketika suaminya, Muhammad, dijatuhi humuman seumur hidup oleh Israel. Hal itu dilakukan karena serangan yang mematikan terhadap tentara Israel.

Menurut Khalida, menjadi istri seorang tahanan karena menyerang Israel adalah sesuatu yang bisa dibanggakan, dan dia tidak akan pernah berubah pikiran. Dia takkan menceraikan suaminya, dan tetap mencintainya, dengan mengurus keluarga seorang diri.

Saat suaminya dihukum pada tahun 2002, hanya satu tahun setengah setelah mereka menikah, Muslih justru larut dalam sukacita.  “Bertahun-tahun saya tidak pernah menyesal tentang hal itu,” kata Muslih, yang anaknya baru berusia empat bulan ketika ayahnya dipenjara, sebagaimana dilansir dari laman kompas.

“Saya bangga menjadi istri seorang pejuang, bahkan sekalipun itu akan berarti ada banyak hal yang terampas dari diri saya sendiri dan dan menghancurkan hati saya,” katanya Muslih lagi.

Baca: Rekam dan Tembak Mati Warga Palestina, Tentara Israel Hanya Dihukum 18 Bulan

Dua belas tahun berlalu Muslih tanpa bisa menjenguk dan berbicara dengan suaminya. Sampai suatu saat, setelah berjuang mati-matian secara hukum, ia akhirnya mendapatkan haknya untuk menjenguk suaminya di tahanan Israel.

Sekarang Muslih bisa berbicara dengan suaminya melalui telepon meski terhalang panel kaca antipeluru di antara keduanya saat berada di penjara. Muslih tetap mempertahankan “harapan yang tak pasti” bahwa mereka suatu hari bisa bersatu kembali melalui pertukaran tahanan.

Bagi warga Palestina yang menyadari bahwa mereka dijajah Israel, mereka tetap berjuang dengan berbagai cara di berbagai kesempatan untuk mendapatkan kemerdekaan. Apa yang dilakukan kaum perempuan, atau istri, seperti Muslih dan Wafa adalah perjuangan demi harkat dan martabat bangsanya. Subhanallah. (cr1)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Teknologi

Rekomendasi 4 HP Samsung dengan Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging

...

Read moreDetails
Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Spesifikasi dan Harga Laptop Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Gen 11

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Selain Teluk Penyu, Inilah Tempat Wisata di Cilacap yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Rekomendasi 4 Toner untuk Mencerahkan Wajah dan Meratakan Warna Kulit

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Suda Ada Diler di Pekanbaru, Geely EX2 Resmi Dijual Mulai Rp239,9 Juta di Indonesia

Next Post

Memasuki Puasa, Harga Bawang Putih Turun

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.