• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

HM Harris Berjuang Merebut Pembangunan Kawasan Teknopolitan Koridor Sumatera

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Mei 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PELALAWAN – Bupati Pelalawan HM Harris mengaku berjuang merebut pembangunan kawasan Teknopolitan Koridor Sumatera dari jumlah delapan Teknopolitan, yang akan dibangun di delapan wilayah di Indonesia di era Presiden Susilo Bambang yudhoyono (SBY) lalu.

“Syarat Teknopolitan bisa dibangun di Pelalawan harus tersedia lokasi lahan seluas ribuan hektare dalam satu kawasan,” ungkap Bupati Pelalawan HM Harris saat mengisahkan kronologis perjuangannya merebut pembangunan kawasan Teknopolitan koridor Sumatera di Kabupaten Pelalawan.

Diungkapkan HM Harris, di hadapan masyarakat Kuala Kampar, di era Presiden SBY lalu ada diprogramkan MP3EI dengan membangun 8 kawasan Teknopolitan untuk  pembangunan berbagai pabrik industri hilir kelapa sawit yang hanya akan dibangun di delapan wilayah Indonesia.

Dari jumlah 8 kawasan Teknopolitan di Indonesia maka salah satunya akan dibangun di wilayah Sumatera yang setiap provinsi waktu itu berjuang merebut ke pusat supaya dibangun di daerahnya masig-masing, namun dengan syarat mampu menyediakan lahan seluas ribuan hektare di satu hamparan.

“Kalau di Pelalawan sendiri setelah kami cek hanya ada tersedia ribuan hektare lahan dalam satu kawasan yang bisa dibebaskan berada di Kecamatan Langgam,” ujarnya.

Sambungnya, “Jadi setelah kami cari lokasi lahan yang pertama kalinya di Kecamatan Pelalawan dan Bunut, tidak ada stok ribuan lahan di satu kawasan. Akhirnya kami dapatkan lahan yang akan dibangun Teknopolitan itu adalah di Langgam. Apalagi jumlah lahannya mencukupi dibanding kecamatan lain yang ada di Pelalawan,” jelas HM Harris.

Dipilihnya lokasi Teknopolitan di Langgam, tegas Bupati, juga diperkuat oleh hasil uji kelayakan di berbagai tempat di Kabupaten Pelalawan oleh Tim BPPT Pusat. 

“Jadi dipilihnya lokasi Teknopolitan di Langgam bukan karena kampung halaman saya, tapi karena sudah melalui hasil kajian uji kelayakan lokasi yang dilakukan oleh BPPT pusat sebelumnya,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Bupati, kelanjutan pembangunan Teknopolitan Koridor Sumatera di Langgam saat ini sudah diterbitkan Kepres oleh Presiden Jokowi.

Senada itu juga diungkapkan Ketua DPRD Pelalawan Nazarudin MH pada para Pedagang Pasar Baru, Pangkalan Kerinci, bahwa selain alasan lain Teknopolitan dibangun di Langgam, disana stok lahan yang memadai karena harus berada di satu kawasan. 

Nantinya, ungkap Nazarudin, selain membangun berbagai pabrik industri hilir kelapa sawit, di kawasan Teknopolitan ini juga dibangun kawasan Riset dan Perguruan Tinggi Teknologi Pelalawan.

Terkait rencana pembangunan PLTG yang juga berada di Langgam, jelas Nazarudin, ini karena memang adanya sumur gas di Langgam di dekat lokasi PLTG sekarang. “Kalau pembangunan lain dilakukan merata di setiap kecamatan di Kabupaten Pelalawan,” pungkasnya. (adv/bpc7)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Pantai dan Hutan Bakau Inhil Disinggahi Burung dari Serbia dan China

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.