• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Masalah Karlahut, Pemerintah Dituding Main Dua Kaki

by
20 September 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Salah satu penyebab tidak selesainya masalah kebakaran lahan dan hutan di Riau, disebabkan pemerintah masih bias dalam menangani masalah ini.

Menurut Pakar Lingkungan Riau, Dr Elviriadi MSi, pemerintah masih terkesan ambigu. Disatu sisi ingin selamatkan lingkungan, tapi disisi lain pemerintah juga ingin memperkuat investasi dengan memberikan kemudahan dalam perizinannya.

“Seperti main didua kaki mereka ini,” ujarnya kepada bertuahpos.com,  Selasa (20 /09 /2016).

Deregulasi paket ekonomi jilid 3 memberi waktu 7 hari untuk perpanjangan izin HGU. Dosen UIN Suska Riau itu melihat,  tradisi main dua kaki pemerintahan Jokowi sangat jelas terlihat dengan membiarkan Menteri Siti menerobos mafia gambut.

Tetapi menteri perdagangan dan menteri ekonomi memuluskan investor berbasis tanah dan sumberdaya alam. Misalnya, kata dia, ada menteri yang sangat ambisius meneruskan reklamasi pantai Jakarta yang dibelakangnya cukong.

Padahal sudah ditentang ilmuan. Seharusnya, Jokowi menunaikan janji Nawacitanya dengan mendukung penuh terobosan menteri siti.

Publik menunggu statement tegas Presiden soal skema penuntasan Karhutla, polemik demi polemik keterlibatan korporasi dan mengerahkan MA, KPK, Polri, dan elemen pemerintahan harus dilakukan secara massif dan terstrukur.

“Tapi bukan untuk memadamkan api. Malah pemerintah memadamkan api pada polisi dan tentara itu salah kaprah, itu bukan Tupoksi polri dan TNI. Selain itu, presiden harus meninjau ulang investasi berbasis sumberdaya alam,  karena merusak lingkungan dan emisi karbon, serta mengaudit izin-izin yang menimbulkan keresahan dimasyarakat,” ujarnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Pemprov Klaim Riau Aman Dari Zika

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.