• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pedagang Mengeluh Harga Ayam Melambung, Diperindag Sebut Ada Dugaan kartel

by
22 Agustus 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tingginya harga daging ayam ras di pasar tidak hanya dikeluhkan oleh masyarakat. Sejumlah pedagang di Pekanbaru juga mengaku dipusingkan dengan tingginya harga daging ayam ras.

Seperti yang disampaikan Muim, Pedagang di Pasar Kodim Pekanbaru, tingginya harga ayam ras membuat dia harus mengurangi sekitar 50 persen penjualannya. Biasanya dalam sehari Muim menyediakan sebanyak 100 kilo ayam ras perharinya.

“Sekarang, tinggal 40 sampai 50 kilogram saja sehari. Penjualan ayam sekarang sangat jauh merosot, sejak habis lebaran lalu,” ujarnya kepada bertuahpos.com, Senin (22/08/2016).

Dia menyebutkan, tingginya harga ayam ras membuat masyarakat memilih untuk tidak mengkonsumsi ayam. Sebagian besar masyarakat yang berkunjung ke pasar saat pagi hari banyak membeli telur dan sayur saja. Ayam ras sangat sedikit peminatnya.

Hal sama juga dialami oleh Ujang, seorang pedagang ayam ras di pasar tradisional Palapa, Jalan Durian Pekanbaru. Dalam sehari, satu kota persediaan ayam yang di jalannya bahkan tidak habis terjual.

Melihat kondisi seperti ini, dia meminta agar pemerintah bisa mengambil sikap. Para pedagang juga menduga ada permainan kartel harga oleh oknum tertentu.

“Kami sebagai pedagang sudah tak bisa berbuat banyak. Semakin hari, jumlah jual ayam semakin sedikit. Masyarakat ramai kepasar tapi tidak membeli ayam,” ujarnya.

Dia mengatakan, penyebab kenaikan ini terjadi pasca lebaran Idul Fitri lalu. Pada saat itu, dari pihak perusahaan memang mengurangi suplai ayam ras ke pasar tradisional. Pedagang terpaksa menaikkan harga karena modal awal juga naik.

Menanggapi masalah ini Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Muhammad Firdaus mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak agen penyedia ayam ras, untuk mengetahui ketersediaan pasokan ayam.

“Mereka malah mengeluhkan hal yang sama dengan pedagang. Terkendala seperti itu juga. Sejauh ini kami masih mengarahkan kepada Bulog untuk melakukan penyediaan barang. Mudah-mudahan itu bisa teratasi,” ujarnya.

Firdaus kuat menduga bahwa tingginya harga ayam ras di pasar tradisional berkaitan dengan kartel harga yang dilakukan oleh pihak tertentu. Menurut dari pengakuan agen, bahwa masalah harga perusahaan yang menentukan.

“Masalahnya perusahaan penyuplai ayam di Riau juga banyak dari luar daerah seperti Medan dan Sumbar. Makanya ini menjadi sulit,” sambungnya.

Penulis: Melba

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Diperindag Riau Masih Dipusingkan Soal Mata Rantai Pasokan Daging

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.