• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kurangi Hama, Keong Mas dijadikan Nugget

Tim Redaksi by Tim Redaksi
18 Maret 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, SUMBAWA – Sejumlah ibu rumah tangga warga Dusun Batu Alang, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diberdayakan untuk membuat makanan olahan nugget dengan menggunakan bahan baku keong mas.

“Ide membuat nugget dari keong mas dengan memberdayakan masyarakat, berawal dari banyaknya hama tanaman itu di kawasan persawahan dan sering mengakibatkan gagal panen,” kata Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah Nusa Tenggara Barat (Arpusda NTB) Ir H Mokhlis MSi, Selasa (17/3).

Untuk merealisasikan ide ini, Mokhlis menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS).

Menurut dia, keberadaan keong mas selama ini menjadi masalah para petani di lapangan. Keong mas dikenal sebagai hama padi yang paling ganas, karena meretas batang padi yang masih halus. Semakin banyak air di sawah, keong ini semakin berkembang biak dan tak bisa dibendung.

Upaya petani untuk membasmi tak membuahkan hasil, karena sebagian dari keong ini kebal dengan semprotan pestisida. Upaya lain yang dilakukan petani adalah mengumpulkan keong mas berkarung-karung, lalu disebarkan di jalan raya untuk dilindas truk dan kendaraan lainnya.

Cara itu dinilai Mokhlis tidak efektif. Selain tidak menghilangkan hama, juga tidak bernilai ekonomis atau mubazir. Atas dasar ini, muncul ide Mokhlis bahwa keong mas harus berharga. Jika berharga, maka keong mas pasti dicari dan secara tidak langsung akan berkurang dengan sendirinya.

“Kalau sate dan dimasak santan sudah banyak, tapi untuk membuat nugget, ini yang pertama kalinya,” ucapnya.

Ia berharap melalui pengetahuan tentang pengolahan keong mas menjadi nugget yang langsung dipraktikkan ini, para ibu warga Dusun Batu Alang dapat membantu suami dari sisi ekonomi, disamping menjadi solusi atas persoalan hama yang selama ini menjadi masalah.

Lailatul Azkiyah STP MP, dosen setempat sekaligus tutor membuat nugget keong mas, menyatakan keong mas yang dianggap hama memiliki nilai gizi yang tinggi, karena setiap 100 gram mengandung 16,1 gram protein, dan komposisi gizi lainnya.

Selain menjadi makanan yang dapat dipasarkan, nugget dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama.(rep/smr)

 

Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post

Maskapai Kurangi Frekwensi Terbang dari SSK II

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.