• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pengalaman di Kalimantan, Profesor Asal Jepang Punya Cara Sendiri Kelola Gambut Riau

by
31 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Osaki, seorang profesor peneliti gambut dari Universitas Hokaido Jepang memberikan tanggapan tentang kondisi gambut yang ada di Riau. Sebelum ini, dia sudah punya pengalaman 20 tahun melakukan penelitian gambut di Provinsi Kalimatan, Indonesia.

Di Riau, kata dia, berbicara tentang perlindungan gambut akan menjadi perbincangan yang lebih mudah. Tapi kalau mendiskusikan soal restorasi gambut, menurut dia akan sedikit repot karena harus melibatkan masyarakat untuk pengembangan perekonomian.

“Bicara soal restorasi memang agak sedikit repot, karena ada banyak keterlibatan hal yang lain di sekitarnya. Merestorasi gambut memang butuh waktu lama, sebab proyek ini adalah langkah perbaikan. Makanya bicara soal gambut jauh lebih mudah ketimbang diskusi soal restorasi gambut,” kata dia, Selasa (31/05/2016).

Dia menambahkan, untuk melakukan sebuah kerja restorasi lahan gambut, berdasarkan pengalaman penelitiannya di Pulau Kalimantan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, dan membutuhkan waktu lama.

Kata Osaki, diantara tahapan itu, harus melakukan pembasahan terus untuk membasahi lahan gambut yang sudah kering. Ada banyak langkah memang yang bisa dilakukan untuk melakukan pembasahan itu.

Selanjutnya, dilakukan proses penghutanan kembali lahan itu. Langkah yang bisa dilakukan bisa dengan tahapan cepat dan lambat. Kalau tahapan cepat, harus dilakukan penaman langsung terhadap tumbuh-tumbuhan hutan asalnya. Misalnya, katu meranti, ramin, punak, pulai, kempas dan masih banyak jenis tanaman hutan kayu lainnya yang bisa dilakukan.

Namun demikian, upaya lain yang bisa dilakukan dengan terus mengawasi lahan itu agar tidak kembali rusak. Sehingga tumbuhan asli di lahan gambut itu hidup kembali. Kedua tahapan ini menurut Osaki bisa dilakukan di Riau.

“Selanjutnya harus dilakukan pencegahan dari kebakaran hutan dan lahan. Barulah dilakukan monitoring, pelaporan, dan tahapan evaluasi untuk melihat hasil perkembangannya,” kata Osaki.

Dia juga menyebutkan, sudah ada rencana MoU kerjasama antara universitas di Jepang untuk melakukan penelitian di wilayah ini. Langkah itu dilakukan dalam rangka mendukung upaya Badan Restoasi Gambut (BRG) untuk mengembalikan fungsi gambut.

“Kami akan bantu BRG untuk mengumpulkan informasi. Terutama terhadap pengembangan langkah kerja yang empat tadi,” sambungnya.

Rencana kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Jepang tentang mekanisme pendanaan karbon, termasuk melakukan kerjasama untuk melakukan penanganan gambut yang berkelanjutan.

Penulis: Melba

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Pernah Cicipi Rujak Campur Ice Cream? Datang Aja ke Sini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.