• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Memajukan Pasar, Riau Harusnya Belajar dari Solo

by
26 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mengakui pengembangan pasar tradisional di Riau masih kalah saing dibanding pengembangan pasar di Pulau Jawa. Hal itu terjadi karena tidak ada fokus pengembangan suatu produk kerajianan lokal dalam sebuah pasar.

Asisten III Setdaprov Riau, Edy Kusdarwanto ingin para asosiasi pasar untuk bisa mengarahkan pembangunan pasar ke ranah itu. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, diharapkan bisa memberikan perhatian lebih ke arah ini.

“Riau harus banyak belajar dari Solo. Mereka berani melakukan revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar kerajianan tangan,” katanya usai menghadiri acara dialog interaktir ekonomi kreatif di Hotel Premiere Pekanbaru, Kamis (26/05/2016).

Dorongan pasar tradisional menjual barang-barang seni, menurut Edy adalah salah satu langkah untuk membuka pangsa pasar yang lebih luas terhadap para pengrajin kesenian di Riau. Dorongan seperti itu, harusnya tidak hanya muncul dari pemerintah semata. Para penggerak asosiasi pasar diminta juga berperan aktif dalam memajukan pengembangan tersebut.

Di Riau sendiri, langkah serupa bisa saja dilakukan dan bahkan peluang tersebut ada. Dengan dilakukan revitalisasi pasar, menjadi pasar tradisional, kaum wisatawan akan lebih mudah untuk menuju lokasi mencari buah tangan untuk dibawa pulang.

“Sebenarnya di Riau ada banyak produk yang bisa dijual dan punya kualitas bagus. Tapi itu tadi, masih belum bisa bergerak maksimal karena tidak fokus,” katanta.

Sementara langkah yang harus dilakukan, menurut Edy, Diperindag Riau harus memadukan program itu dengan para pelaku pasar atau asosiasi kerajinan seni di Riau. Selama ini, oleh-oleh yang banyak tersebar di Riau yang bersifat makanan saja. Sementara untuk kerajinan seni belum ada.

“Inilah peluang yang perlu dilirik oleh asosiasi penggerak kerajian seni di Riau. Itu bisa dibuat kok,” tambahnya.

Penulis: Melba

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2026 digelar dengan penuh kehangatan di Halaman Kantor Bupati. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Peringatan Hari Santri Nasional, Upacara besar ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Inhu dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, para kyai, ulama, pimpinan pondok pesantren se‑Kabupaten Inhu, para orang tua, serta kurang lebih seribu santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah Inhu, Rabu (28/10/2026).

Pemkab Inhu Meriahkan Hari Sumpah Pemuda 2026 dengan Berbagai Kegiatan Positif

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Next Post

Disperindag Klaim Harga Gula Pasir di Pekanbaru Mulai Normal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.