• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Selalu Lapar Bahkan Setelah Makan? Mungkin Ini Penyebabnya

by
11 Mei 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC) – Mengapa masih merasa lapar, bahkan sesaat setelah makan? Mengapa pola ini terus berulang? Menurut ahli gizi May Simpkin, ada dua hormon dalam tubuh yang mengendalikan rasa lapar. Leptin, yang menurunkan nafsu makan Anda, dan ghrelin yang dibuat di perut dan meningkatkan nafsu makan. Ghrelin akan meningkat sebelum Anda makan, memberi informasi pada otak bahwa Anda lapar. Setelah makan, konsentrasi ghrelin menurun.

Leptin di sisi lain, juga akan memberi informasi pada otak; jika cadangan lemak di tubuh mencukupi, maka Anda akan makan lebih sedikit atau berhenti makan. Secara umum, semakin banyak lemak yang Anda miliki, leptin Anda lebih banyak dan rasa lapar berkurang.

Namun, penelitian menunjukkan pada orang yang kelebihan berat badan dan obesitas, mekanisme ini telah rusak dan ada perlawanan terhadap efek leptin. Kondisi ini dikenal sebagai sebagai resistensi leptin. “Dengan kata lain, nafsu makan Anda tidak bisa ditekan dan Anda lebih sering lapar,” kata Simpkin.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan rasa lapar selalu muncul menurut May Simpkin:

Anda berpikir Anda lapar

Pasokan air dalam tubuh selain pada air minum juga makanan dan buah-buahan. Ketika tubuh merasakan sedikit dehidrasi, maka akan mengirimkan sinyal lapar, sehingga meningkatkan rasa ingin makan.

Karenanya ketika lapar, cobalah minum segelas air dan rasakan apakah rasa lapar masih ada atau tidak. Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan minum di antara waktu makan.

Teh herbal atau mint segar dapat bertindak sebagai penekan nafsu makan tapi sebaliknya kopi justru akan mendorong keinginan makan, akibat efek stimulasi yang menghasilkan kortisol.

Makan banyak sayuran dan buah-buahan yang kandungan airnya tinggi dua kali sehari akan membantu mempertahankan tingkat hidrasi Anda dan menekan rasa lapar.

Makan terlalu cepat

Sesibuk apapun Anda, sangat penting untuk meluangkan waktu guna menikmati makanan Anda. Mengunyah makanan Anda lebih teliti memberikan waktu bagi tubuh Anda untuk memindai bahwa Anda telah makan dan tidak lagi lapar.

Makanan tertentu seperti almond, alpukat, dan gandum membantu usus mengeluarkan hormon cholecystokinin (CCK), yang memberi sinyal pada otak bahwa Anda kenyang. Makan terlalu cepat selain menyebabkan lapar lebih cepat juga kerap membuat perut terasa kembung.

Anda tidak cukup makan

Rasa lebih sering lapar juga muncul saat Anda mengubah pola diet dan membatasi asupan makanan Anda setiap kali makan atau bahkan melewatkannya.

Jika Anda berniat untuk membatasi asupan kalori Anda dan tak ingin perut meronta-ronta kelaparan, sebaiknya mulailah dengan konsumsi banyak sayuran dan sup kaldu. Dengan begitu, Anda tidak hanya lebih mungkin untuk merasa kenyang lebih lama, tapi Anda akan meningkatkan asupan gizi Anda serta mendorong pencernaan yang lebih efisien.

Anda kurang tidur

Studi menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan rasa lapar. Kurang tidur mengganggu mekanisme respon leptin dan ghrelin; meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar dan mengurangi hormon leptin yang meenekan nafsu makan.

Selain itu, Anda akan cenderung makan lebih banyak untuk mengkompensasi kelelahan dan kelesuan hari berikutnya. Pertimbangkan kesehatan dan kualitas tidur Anda dengan bersantai di akhir hari dengan mandi air hangat, minum teh herbal, dan mematikan gadget.

Anda mungkin terobsesi

Apakah Anda terobsesi tentang pilihan makanan Anda? Ini juga berkontribusi pada rasa lapar. Rasa lapar kerap muncul saat Anda tengah melihat-lihat buku resep masakan, browsing rumah makan terenak di sekitar Anda melalui internet, atau membahas tentang makanan dengan rekan Anda.

 

Sumber: Tempo.co.id

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi
Regional

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

...

Read moreDetails
4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Next Post

Di Frozen Banana, Ada Cara Unik Nikmati Pisang Beku

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.