BERTUAHPOS.COM(BPC),BENGKALIS- Satuan Polisi Perairan Bengkalis berhasil mengamankan 4 ton bawang Merah yang diduga ilegal. Penyeludupan Bawang merah semakin marak dan terjadi di kabupaten Bengkalis, hal ini membuat tim keamanan seperti Polisi perairan Kabupaten Bengkalis harus lebih memperketat penjagaan terhadap pedagang yang berani melakukan penyeludupan secara illegal.
Saat ini satu buah kapal yang bermuatan bawang merah berhasil di amankan Satpol air Bengkalis, hal ini membuktikan bahwa pedagang yang membawa kapal ini berani menyeludup bawang tersebut.
AKBP Aloysius Supriadi SIK SH, polres Bengkalis mengatakan kepada wartawan, Minggu(24/04/2016) bahwa benar telah terjadi penyeludupan bawang merah yang dilakukan oleh warga jangkang dan warga Bengkinang di daerah Sungai Jangkang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.
“Penangkapan ini terjadi pada hari Jum’at, sekitar pukul 09.30 wib, saat Satpol Air  sedang melakukan patroli,ia  Berhasil mengamankan satu unit kapal dengan nama KM Indah Emas, dengan muatan bawang merah.
“Ternyata saat kami akan melakukan penangkapan para awak kapal ini telah mengetahui kedatangan polisi, sehingga  para awak kapal berhasil lolos dari satpol air, mereka semua lari dengan  nekat terjun kelaut, sehingga para satpol air kehilangan jejak mereka,â€ujar Aloysius.
“Walaupun mereka berhasil lolos polisi berhasil menemukan paspor milik ABK kapal tersebut,ujar Aloysius.
Berdasarkan data yang diperoleh dari penyelidikan, polisi berhasil mengamankan 1 unit kapal dengan nama KM Indah Emas, Bawang merah sebanyak Empat ton, Empat Pasport milik awak kapal yg lolos tersebut,dan diduga bawang tersebut berasal dari Negara jiran Malaisia
Adapun Nama dari pemilik paspor tersebut adalah Icok (31) warga desa jangkang,  Makmur(46) Tahun warga jangkang, Nasrun (37) warga desa jangkang dan satu orang warga Bangkinag atas nama Ramli(54), “ujar Aloysius.
Saat ini polisi Kabupaten Bengkalis sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan kapal yang bermuatan Bawang tersebut telah diaman kan.
Penulis : Sifa







