• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Disperindag: Kalau Plastik Tidak Berkurang, Untuk apa Dilanjutkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
14 April 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sampai saat ini masih mengevaluasi terkait penggunaan plastik berbayar yang telah diterapkan di Pekanbaru beberapa waktu lalu.


“Hingga saat ini kita masih mengevaluasi selama 3 bulan sebelum penetapan peraturan wali kota. Karena, memang keluar peraturannya, kita harus  mengevaluasi hal-hal yang terkait terlebih dahulu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman, Kamis (14/4/2016).

Setelah itu, kata Irba, pihaknya akan memantau terlebih dahulu apakah plastik yang ada di Pekanbaru sudah mulai berkurang atau tidak. Jika nantinya sampah yang ada tidak berkurang, maka Irba mengatakan bahwa untuk apa hal tersebut dilanjutkan.

“Kalau tidak ada pengurangan sama sekali untuk apa dilanjutkan. Dan kita akan usulkan supaya peraturan ini ditiadakan. Memang tujuan dibuatnya peraturan plastik berbayar untuk mengurangi sampah plastik, kalau tidak berkurang untuk apa dilanjutin,” jelas Irba.

Irba mengatakan bahwa, adanya kebijakan plastik berbayar ini merupakan hal yang bagus bagi para pengusaha. Tujuannya adalah untuk menciptakan inovasi baru dalam hal ini sebagai pengganti plastik yang saat ini beredar di masyarakat.

“Ini sebenarnya peluang untuk para  pengusaha dengan membuat pengganti plastik, misalnya adalah Paper bag. Paper bag ini sebenarnya bisa dibuat dari barang bekas, seperti kertas yang dibuat bubur lalu dijadikan paper bag atau dari bahan yang aman,” saran Irba.

Disperindag sendiri saat ini masih menunggu inovasi terbaru dan kreatifitas dari pengusaha lokal. Dalam waktu dekat ini, Disperindag akan meminta kepada para pelaku usaha untuk melaporkan hasil evaluasi penggunaan plastik.

“Kita lihat hasil dari evaluasi selama satu bulan ini. Karena memang kebijakan plastik berbayar sudah berjalan sejak penerapan di Pekanbaru,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 22 pemerintah kota berkomitmen menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar guna mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah plastik.

Sebelumnya, 17 kota akan menerapkan hal tersebut yaitu Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, dan Papua.

Dari 17 kota tersebut, dilakukan penambahan sebanyak lima kota lagi yakni Jayapura, Pekanbaru, Banda Aceh, Kendari, dan Yogyakarta yang akan berkomitmen menerapkan kantong plastik berbayar.

Penulis: Iqbal

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Ratusan Mahasiswa Unri Serbu Kantor Gubri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.