BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Noviwaldy Jusman mengatakan apa yang dilakukan oleh anggota banggar DPRD Riau M Adil seharus tidak perlu dilakukan dalam paripurna Senin malam kemarin.
“Seharusnya jangan keluar. Kan sudah dibahas di banggar tentang bantuan keuangan provinsi, kok dibahas lagi di paripurna,” katanya.
Dirinya menambahkan, masing-masing kabupaten/kota akan mendapatkan bantuan dana dari provinsi dengan porsi yang berbeda dan Banggar sendiri hanya menentukan plafon secara keseluruhannya saja.
“Jika ada kabupaten/kota yang sudah mengesahkan APBD P 2015 dan tetapi mereka memasukkan sumber pendapatan lainnya dalam APBD P yang disahkan, maka kabupaten/kota itu masih berhak menerima bantuan keuangan dari provinsi,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, M Adil memilih keluar dari paripurna karena interupsinya tentang alokasi bantuan keuangan pemprov Riau untuk kabupaten/kota tidak digubris pimpinan rapat.
“Bantuan keuangan umum dan khusus itu sudah ada formula yang mengatur pembagiannya, bukan Banggar yang menentukan,” tutupnya. (Iqbal)









