• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Petani Bergairah, Harga Cabe Merah Naik

by
10 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, TANAHDATAR – Petani cabe di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar kini mulai bergairah kembali. Kondisi itu dipicu semakin mahalnya harga jual cabe merah dari tangan petani kepada penjual.

Harga perkilogram dari petani dijual Rp 38000. Angka itu jauh meningkat dari seminggu sebelumnya dimana perkilogram dihargai Rp 25000 saja.

“Alhamdullah sekarang harga cabe merah kami jual Rp 38 ribu perkilo kepada pedagang dipasar Koto Baru. Naik, sebelumnya hanya berkisar R 20-25 ribu perkilo,” jelas Teti, didampingi anaknya Dayat, saat menjual hasil panen cabe merah miliknya Senin (10/08/2015) dipasar Koto Baru.

Dirinya berharap, harga cabe dengan nilai Rp 38 ribu perkilo dianggap sudah sesuai dengan nilai harga pupuk dan pestisida yang dibeli petani. “Harga itu sudah sesuai dengan mahalnya harga pupuk dan obat semprot yang kami beli,”sebutnya tampak riang ketika menerima uang jutaan rupiah dari hasil panen cabe merahnya.

Hal serupa juga disampaikan, Angku dimana harga cabe saat ini memang mengalami peningkatan dibanding dengan harga sebelumnya. Tetapi dirinya meyakini, harga itu akan kembali meroket dikisaran Rp 40-50 ribu, mengingat musim panas dan kemarau panjang dibeberapa daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah, sekarang kami bisa sedikit lega. Kalau tidak naik, jelas-jelas kami rugi, maklum harga pupuk sangat mahal belum lagi penyakit cabe merah yang sangat komplit,” jelasnya sedikit tersenyum. (khatik)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Calon Jamaah Haji Inhil Bebas Biaya Transportasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.