BERTUAHPOS.COM- Pemain sayap muda Borneo FC Samarinda, Hugo Samir, mengaku sangat terharu sekaligus bahagia setelah membukukan gol pertamanya dalam karier profesional senior.
Gol bersejarah itu tercipta ketika Pesut Etam mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 di Stadion Maguwoharjo, pada Selasa 27 Oktober 2026.
Hugo, yang berusia 21 tahun, dipercaya menjadi starter sebagai sayap kanan dalam racikan pelatih Mauro Jerónimo. Pada menit ke-75, ia memastikan kemenangan tim melalui serangan balik cepat.
Setelah menerima umpan akurat dari Arthur Moura, Hugo mengendalikan bola dengan tenang lalu menuntaskannya dengan penyelesaian klinis ke gawang Pedro Caracoci. Gol itu membawa Borneo FC unggul 2-0, setelah Rahmat Dandy Sonriza lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-38.
Bagi putra pelatih legendaris Jacksen F. Tiago tersebut, gol itu bukan sekadar tambahan angka di papan skor. Momen tersebut menjadi titik balik emosional setelah ia melewati beragam dinamika dalam perjalanan kariernya.
“Tentunya pertama saya bahagia sekali, campur aduk antara bahagia dan terharu. Terharu karena banyak kisah masa lalu saya yang sangat buruk, tapi akhirnya saya bisa kembali lagi, berdiri di posisi ini, dan mencetak gol perdana profesional saya untuk Borneo FC,” ujar Hugo Samir dikutip dari laman ileague Jumat, 6/11/2026.
Ia mempersembahkan gol bersejarah itu kepada keluarga besarnya yang senantiasa memberikan dukungan moral. Secara khusus, Hugo mengenang sang ayah yang terus memberinya optimisme saat menunggu kesempatan membuktikan diri di level tertinggi sepak bola nasional.
“Di pikiran saya langsung ingat Papa. Papa selalu bilang kalau saya main harus tenang, pasti waktunya untuk cetak gol akan datang. Akhirnya itu semua terjadi berkat doa Papa, Mama, dan adik saya,” ungkapnya.
Menariknya, pemain yang musim ini telah tampil lima kali bersama Borneo FC dengan catatan satu gol dan satu assist itu mengaku sudah merasakan firasat kuat sebelum pertandingan.
“Sebelum pertandingan saya sudah bayangin. Tiba-tiba ada feeling, insyaallah hari itu saya cetak gol, dan alhamdulillah kejadian benar. Gol ini sangat spesial karena sudah benar-benar saya nantikan di Super League,” tambah Hugo.
Gol pertamanya tersebut kian mendorong Hugo untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi klub kebanggaan warga Samarinda itu dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Meskipun belum cetak gol pun motivasi saya selalu tinggi untuk bantu tim lewat gol maupun assist. Tapi gol pertama ini jelas bikin motivasi saya makin sangat-sangat tinggi,” pungkasnya.









