BERTUAHPOS.COM — Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) setelah timnya mengalahkan Barcelona dengan skor 4-2 pada matchday ketiga Liga Champions pada 20 Oktober 2026.
Cedera yang membutuhkan operasi tersebut diperkirakan membuat pemain asal Georgia itu absen lebih dari 200 hari, sehingga peluangnya untuk kembali bermain pada sisa musim 2026–2027 terancam hilang.
Cedera itu terjadi dalam pertandingan di Parc des Princes, markas PSG. Kvaratskhelia tidak dapat melanjutkan permainan dan ditarik keluar pada menit ke-59 untuk digantikan Maghnes Akliouche.
Hasil pemeriksaan setelah pertandingan mengungkap kerusakan pada ligamen krusiatum anterior atau ACL. Cedera ini termasuk masalah serius bagi pesepak bola karena membutuhkan penanganan medis dan proses pemulihan yang panjang.
Estimasi waktu pemulihan Kvaratskhelia disebut dapat melampaui 200 hari, dengan perkiraan hingga 31 Mei 2027. Jika perkiraan tersebut terealisasi, pemain berusia 25 tahun itu berpotensi melewatkan sisa kompetisi musim 2026–2027.
Bagi PSG, kondisi tersebut menjadi kabar buruk dan duka setelah kemenangan atas Barcelona. Kvaratskhelia harus meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir, sedangkan hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan bahwa cedera yang dialaminya jauh lebih serius daripada gangguan fisik ringan yang biasanya tidak membutuhkan waktu pemulihan panjang.
Cedera ACL dapat memengaruhi kemampuan pemain untuk kembali berlatih dan bertanding karena ligamen tersebut berperan penting dalam stabilitas lutut.
Dalam kasus Kvaratskhelia, kebutuhan operasi dan estimasi pemulihan yang panjang menunjukkan bahwa ia menghadapi proses rehabilitasi yang tidak singkat.
Kabar cedera ini juga menjadi perubahan besar dalam perjalanan kariernya. Sebelum mengalami masalah pada lutut tersebut, cedera paling berat yang tercatat dalam riwayatnya adalah nyeri punggung pada musim 2022–2023, berdasarkan data yang dikutip dari Transfermarkt.
Perbandingan riwayat cedera itu menunjukkan perbedaan tingkat gangguan yang pernah dialami Kvaratskhelia. Nyeri punggung pada musim 2022–2023 menjadi catatan cedera terberat sebelumnya, sedangkan robekan ACL yang dialaminya pada Oktober 2026 diperkirakan memerlukan penanganan operasi dan masa pemulihan selama berbulan-bulan.
Cedera tersebut juga datang setelah pertandingan penting di kompetisi Eropa. PSG berhasil mencetak empat gol ke gawang Barcelona dan menang 4-2, tetapi kemenangan itu dibayangi kehilangan salah satu pemainnya akibat cedera pada babak kedua.









