BERTUAHPOS.COM — Artists–Art Fair Pekanbaru (A–AFP) terpilih untuk berpartisipasi dalam MTN Market × Art Jakarta 2026, yang akan digelar pada 2–4 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kehadiran perwakilan seni rupa Riau ini menjadi pintu masuk bagi karya seniman daerah untuk dikenal lebih luas, membangun jejaring profesional, serta membuka peluang kolaborasi dan akses pasar di tingkat nasional.
Partisipasi ini terwujud melalui AJ Scope, sebuah program kolaborasi antara Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bawah Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Art Jakarta.
Inisiatif tersebut dirancang untuk menghadirkan sejumlah pameran seni dan gagasan kreatif yang berakar dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Mini Art Malang, ART HEY, Maa Ledungga, Hello Goodbye Photo Market, dan Watercolor Art Fair.
Di ajang bergengsi itu, karya seniman Riau akan tampil berdampingan dengan sekitar 75 galeri yang berasal dari Indonesia serta sejumlah negara di kawasan Asia, antara lain Singapura, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Kamboja.
Skala partisipasi tersebut menempatkan karya seniman lokal dalam lingkup persaingan dan apresiasi internasional.
Kehadiran A–AFP di Jakarta merupakan kelanjutan perjalanan setelah sukses menyelenggarakan pameran Artists–Art Fair Pekanbaru 2026 pada 27–30 Juni lalu di Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru.
Fair Director A–AFP, Fachrozi Amri, mengataan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar pameran karya, melainkan langkah strategis untuk memperkenalkan ekosistem seni rupa Riau secara utuh.
“Partisipasi ini bukan semata membawa karya, tetapi menjadi ruang untuk memperkenalkan A–AFP dan praktik seni rupa Riau, membangun pertemuan, serta membuka peluang kolaborasi,” katanya.
“Kami juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan mekanisme pasar seni dan membangun hubungan dengan kolektor, kurator, pengelola seni, serta pelaku ekosistem seni rupa lainnya,” tambah Fachrozi.
A–AFP membawa total 29 karya yang dihasilkan oleh 13 seniman yang berdomisili atau berasal dari Pekanbaru dan wilayah Riau.
Para seniman tersebut meliputi Demai Bellani, Dewi Purwanti, Hassan Ati, Ibnul Mubarak, Katharizah Hura, Kodri Johan, Maulana Abdillah, Melly Amelia Putri, Parlindungan Ravelino, Raja Duta Rezky, Santalis, Suriaty, dan Yohanes Fitri.
Menurut Artistic Director A–AFP, Adhari Donora, AJ Scope memberikan ruang istimewa untuk menampilkan perkembangan seni rupa Riau dan Sumatera dalam konteks yang jauh lebih luas.
Karya yang ditampilkan menyatukan identitas kekayaan budaya lokal dengan pendekatan visual yang kontemporer, menunjukkan bahwa kreativitas dari wilayah ini terus berkembang dan siap berdialog dengan ekosistem seni nasional.
“Keikutsertaan kami membawa narasi kolektif tentang bagaimana ekosistem seni rupa Riau dan Sumatera terus bertumbuh,” ujarnya.
“Melalui karya 13 seniman ini, kami mempertemukan kekayaan lokalitas Riau dengan beragam pendekatan visual kontemporer, sekaligus menunjukkan bahwa praktik seni rupa di Riau dan Sumatera terus berkembang dan memiliki ruang untuk terhubung dengan ekosistem seni rupa yang lebih luas,” ungkap Adhari.
Dia menambahkan bahwa pengalaman ini juga menjadi proses pembelajaran yang berharga bagi para seniman. Pertemuan langsung dengan berbagai pihak dalam ekosistem seni diharapkan dapat memperkaya wawasan sekaligus memperkuat praktik berkarya tanpa kehilangan ciri khas dan identitas aslinya.
“Kesempatan ini hendaknya menjadi proses belajar dan bertumbuh tanpa kehilangan identitas kekaryaan. Pertemuan dengan kolektor, kurator, seniman, pengelola seni, dan publik menjadi pengalaman penting untuk memperkaya wawasan serta mendukung perkembangan praktik para seniman,” tutup Adhari.
Secara keseluruhan, kehadiran A–AFP dalam MTN Market × Art Jakarta 2026 merupakan bagian dari upaya jangka panjang membangun platform pengembangan seni rupa yang berkelanjutan bagi seniman di Riau dan Sumatera. Inisiatif ini menyatukan karya, apresiasi, pasar, edukasi, serta jejaring dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.



