• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

AirAsia Pangkas Kapasitas 20–25% di Kuartal III Imbas Biaya Avtur

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 September 2026
AirAsia Pangkas Kapasitas 20–25% di Kuartal III Imbas Biaya Avtur

Foto: AirAsia Newsroom

141
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — AirAsia secara taktis mengurangi kapasitas sebesar 20–25% pada kuartal ketiga 2026 sebagai respons atas lonjakan biaya avtur akibat gejolak pasokan minyak dunia. Pengurangan kapasitas ini dilakukan pada periode yang secara tradisional merupakan masa perjalanan lebih rendah di kawasan ini.

Co-founder AirAsia Tony Fernandes mengungkapkan strategi tersebut dalam konferensi pers virtual, dikutip Sabtu, 19 September 2026. Dia mengakui maskapai menghadapi masa sulit pada kuartal kedua 2026 akibat kenaikan harga bahan bakar pesawat.

Meski demikian, Tony menyebut kondisi tersebut bisa teratasi seiring penyesuaian tarif pada sejumlah rute untuk menutup kenaikan biaya. Pada kuartal kedua, AirAsia mencatat telah mengompensasi sekitar 70% dari kenaikan harga bahan bakar melalui penyesuaian tarif secara dinamis dan pengendalian biaya operasional non-bahan bakar.

Dia menegaskan kondisi keuangan maskapai masih mampu menopang strategi penyesuaian tersebut. Ia mencatat, AirAsia kini mengelola kas lebih dari 1 miliar ringgit atau sekitar Rp4,36 triliun. “Likuiditas kami kuat,” ujar Tony.

Tony menyebut, tantangan yang dihadapi AirAsia imbas lonjakan harga bahan bakar pesawat masih ringan dibandingkan yang pernah dihadapi maskapai selama pandemi COVID-19. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kondisi keuangan AirAsia dalam pengawasan pemerintah Malaysia.

Sebelumnya, laporan outlet media Reuters menyebut pemerintah Malaysia menanyakan kepada Malaysia Airlines dan Batik Air mengenai kemungkinan menyerap pangsa pasar domestik AirAsia. Di tengah sorotan tersebut, AirAsia memilih strategi pengurangan kapasitas sementara sambil menjaga fleksibilitas operasional.

Memasuki kuartal keempat, AirAsia tengah mempersiapkan peningkatan kembali kapasitas menuju tingkat sebelum perang. Langkah ini sejalan dengan periode puncak perjalanan akhir tahun yang biasa terjadi di kawasan tersebut, menandai fase pemulihan operasional maskapai setelah periode penyesuaian pada kuartal sebelumnya.

Tags: Batik Airbiaya bahan bakarharga avturkapasitas AirAsiaMalaysia Airlinespenerbangan MalaysiaTony Fernandes
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
GWM Tank 300, Mobil Offroader dengan Dashboard Mewah dan 6 Driving Mode

GWM Tank 300, Mobil Offroader dengan Dashboard Mewah dan 6 Driving Mode

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.