BERTUAHPOS.COM — Harga emas dan perak Antam kembali tertekan pada Selasa, 15 September 2026. Emas batangan jatuh Rp10.000 ke level Rp2.592.000 per gram, sedangkan perak murni tergerus Rp550 menjadi Rp41.510 per gram.
Koreksi emas menempatkan harga logam mulia itu di level Rp2,5 juta per gram. Penurunan ini terjadi di tengah pergerakan harga yang masih dinamis.
Dibandingkan rekor tertinggi sepanjang masa, harga emas Antam masih tertinggal jauh. Posisi saat ini sekitar 18,18% di bawah ATH Rp3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Namun, secara tahun berjalan, harga emas Antam masih mencatat kenaikan sekitar 4,18%. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam berada di Rp2.488.000 per gram.
Harga buyback emas Antam pada hari yang sama juga turun lebih dalam. Nilai beli kembali ambles Rp15.000 menjadi Rp2.437.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam mencapai Rp155.000 per gram. Selisih ini menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum bertransaksi.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback. Karena itu, nilai bersih yang diterima penjual akan lebih kecil dari harga buyback yang tertera.
Pada segmen perak, harga perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok Rp10.777.500. Harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp11.963.025.
Sementara untuk berat 500 gram, harga dasar perak Antam dipatok Rp20.755.000. Harga termasuk PPN 11% menjadi Rp23.038.050.
Penurunan perak hari ini menambah tekanan pada harga logam mulia Antam. Investor perlu mencermati perkembangan harga sebelum mengambil keputusan.
Pergerakan harga emas dan perak Antam dapat dipantau melalui laman Logam Mulia. Pemantauan berkala membantu masyarakat memahami arah harga harian.









