• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Agustus 2026
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Foto: Dok. Kemendagri

155
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Kunjungan perdana Presiden Prabowo Subianto ke Riau, Senin (24/8/2026), mendapat kritik dari organisasi lingkungan Jikalahari.

Organisasi lingkungan itu menyesalkan kedatangan Kepala Negara yang dinilai hanya sebatas mengikuti rapat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tanpa turun langsung memeriksa kondisi di lapangan.

Prabowo tiba di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, untuk mengikuti rapat penanganan Karhutla. Dalam pertemuan itu, Presiden mendengarkan paparan dari Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai, lalu menyampaikan apresiasi atas kinerja keduanya.

Prabowo bahkan meminta agar dicarikan kenaikan jabatan bagi kedua pejabat tersebut, dengan syarat penanganan 900 hektare lahan terbakar dituntaskan lebih dulu.

Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setiyo, menilai sikap Presiden yang langsung memuji laporan bawahannya tersebut kurang tepat di tengah kondisi udara Riau yang semakin memburuk.

“Presiden Prabowo harus berempati kepada rakyatnya atas polusi asap akibat karhutla yang semakin buruk dan sampai pada level sangat tidak sehat. Mestinya mengecek kinerja bawahannya dan tak buru-buru mempercayai laporannya begitu saja. Faktanya seminggu terakhir justru Hotspot meningkat,” kata Okto.

Menurutnya, Presiden semestinya lebih dulu mengevaluasi kinerja jajaran di lapangan, mengingat jumlah titik panas justru meningkat dalam sepekan terakhir menjelang kunjungan tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun Jikalahari dari situs pemantau kualitas udara IQAir menunjukkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Riau berada pada level tidak sehat hingga sangat tidak sehat sepanjang 10–24 Agustus 2026.

Pada hari kunjungan Presiden, ISPU tercatat di angka 256, masuk kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, Jikalahari menyebut belum ada kebijakan konkret untuk melindungi warga terdampak, sementara jumlah penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat asap sudah mencapai 376 kasus sepanjang Agustus 2026.

Temuan Jikalahari berdasarkan analisis citra satelit Suomi NPP-VIIRS periode Januari–Agustus 2026 mencatat 4.492 titik panas di Riau, dengan 1.083 di antaranya muncul pada Agustus saja.

Sebanyak 3.330 titik atau 74 persen berada di lahan gambut, sementara 875 titik atau 19,4 persen berlokasi di kawasan konsesi perusahaan—terdiri atas 214 titik di konsesi hutan tanaman industri (HTI) dan 661 titik di perkebunan kelapa sawit.

Okto menegaskan, kunjungan Presiden semestinya diarahkan ke area konsesi yang terbakar sebagai bentuk penindakan tegas sekaligus peringatan bagi seluruh pemegang izin. “Presiden harus memimpin langsung penegakan hukum terhadap korporasi yang arealnya terbakar,” ujarnya.

Jikalahari mengingatkan, penanganan karhutla merupakan bagian dari visi-misi Prabowo-Gibran saat pencalonan sebagai presiden dan wakil presiden, yang secara eksplisit menyebut komitmen mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran serta perusakan lingkungan.

Selain kasus 2026, Jikalahari sebelumnya juga telah melaporkan dugaan tindak pidana lingkungan hidup terkait karhutla ke Polda Riau pada 4 Agustus 2025, yang melibatkan lima korporasi dengan total areal terbakar sekitar 179 hektare. Hingga kini belum ada satu pun korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka dari laporan tersebut.

Okto menyebut, Jikalahari mendesak Presiden Prabowo mengambil tiga langkah, yaitu memerintahkan Menteri Dalam Negeri mengevaluasi kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, memerintahkan Menteri Kehutanan dan Kepala Badan Pertanahan Nasional mengevaluasi izin konsesi di kawasan terbakar termasuk di lahan gambut, serta memerintahkan Kepala Polri segera menindak korporasi yang arealnya terbakar, baik pada kasus 2026 maupun dalam laporan Jikalahari tahun 2025.

Tags: kabut asapKarhutlalingkunganRegionalriau
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kabut asap Kemenkes Sebut Belum Ada Kasus ISPA Berat di Kalimantan
Nasional

Kemenkes Sebut Belum Ada Kasus ISPA Berat di Kalimantan

...

Read moreDetails
Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

11.370 Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kualitas Udara Tidak Sehat

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

21 Puskesmas Disiagakan Antisipasi Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat di Pekanbaru

Next Post
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.