BERTUAHPOS.COM — Hyundai Ioniq 3, hatchback listrik bergaya sporty, hadir dengan 2 pilihan baterai 42,2 kWh dan 61 kWh serta jarak tempuh hingga 496 km. Mobil berbasis platform E-GMP 400V ini segera meluncur di Indonesia dengan fitur canggih dan bagasi lega.
Model ini menjadi hatchback baterai listrik murni (BEV) pertama Hyundai di Tanah Air setelah sukses dengan SUV, MPV, dan sedan. Hyundai Ioniq 3 mengusung konsep ‘Aero Hatch’ yang memadukan aerodinamika efisien dan kabin lapang.
Desain depannya futuristis dengan lampu LED DRL tipis terpisah, mirip Kona generasi kedua namun lebih tajam. Pelek 5-spoke dan garis bodi sporty memperkuat kesan dinamis meski tetap mempertahankan silhouette hatchback yang kompak.
Mobil ini dibangun di atas platform E-GMP 400 volt yang juga digunakan Kia EV2, meski saudara kembarnya itu berwujud SUV. Kesan crossover tetap terasa pada Ioniq 3, memberikan postur yang lebih kokoh dibanding hatchback konvensional.
Ruang kabin dapat menampung lima penumpang dengan lantai datar yang menyisakan ruang kaki lega. Kapasitas bagasi total mencapai 441 liter, terdiri dari 322 liter bagasi utama dan 119 liter kompartemen tambahan Megabox.
Dikutip dari Rider Tua, Kamis, 9 Juli 2026, Ioniq 3 adalah model pertama yang mengadopsi Pleos Connect berbasis Android pada headunit 14,6 inci.
Sistem keselamatan Hyundai SmartSense melengkapi dengan remote smart parking assist, 7 airbag, surround view monitor, blind-spot view monitor, dan highway driving assist 2. Fitur-fitur ini kemungkinan besar hanya tersedia di varian tertinggi.
Dua opsi baterai ditawarkan: 42,2 kWh untuk jarak tempuh 344 km dan 61 kWh yang mampu menjangkau 496 km. Motor listriknya menghasilkan 147 ps dan torsi 250 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 9 detik dan kecepatan puncak 170 km/jam.
Hyundai masih menunggu respons pasar sebelum memutuskan perakitan lokal. Mereka masih akan melihat bagaimana minat pasar. Produksi awal akan dilakukan di Turki, namun potensi CKD di Indonesia tetap terbuka.
Di segmen hatchback listrik, Ioniq 3 akan berhadapan dengan Geely EX2, Chery Q, dan BYD Atto 1. Hyundai optimistis desain sporty dan fitur melimpah dapat menjadi pembeda, asalkan banderol harganya tetap kompetitif.









