BERTUAHPOS.COM — Samsung Electronics mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI dalam adopsi kecerdasan buatan tingkat korporasi. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu akan menyediakan ChatGPT Enterprise dan Codex untuk seluruh karyawannya di berbagai cabang.
Dalam pernyataan resminya, Selasa, 23 Juni 2026, Samsung dan OpenAI menegaskan bahwa langkah ini melampaui sekadar hubungan pemasok chip AI. “Kemitraan ini dirancang untuk mentransformasi cara kerja kami dari hulu ke hilir,” demikian isi pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Bertuahpos dari laman resmi OpenAI.
Sebelumnya, Samsung memang telah menjadi salah satu pemasok semikonduktor untuk chip AI OpenAI. Kini kolaborasi keduanya memasuki babak baru dengan integrasi langsung alat berbasis AI ke dalam ekosistem kerja internal Samsung.
Penerapan ChatGPT Enterprise dan Codex akan menyentuh seluruh divisi perusahaan tanpa terkecuali. Tugas teknis seperti pengembangan perangkat lunak hingga pekerjaan non-teknis seperti pemasaran dan pengembangan produk akan memanfaatkan kedua tools ini.
Bahkan sektor manufaktur yang menjadi tulang punggung bisnis Samsung juga akan tersentuh teknologi AI ini. Samsung ingin mempercepat adopsi AI internal sejalan dengan fokus eksternal mereka pada Galaxy AI di sistem operasi One UI.
Meski Codex awalnya dirancang sebagai alat bantu pemrograman, kegunaannya kini jauh melampaui ekspektasi awal. Platform ini terbukti ampuh dalam menulis, meninjau, dan men-debug kode, sekaligus menyusun alur produktivitas untuk seluruh tim.
OpenAI mengungkapkan bahwa Codex kini telah digunakan oleh lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Jumlah tersebut mencerminkan pertumbuhan pengguna hingga hampir 800 persen sejak 1 Februari tahun ini.
Langkah Samsung ini bukanlah kejutan mengingat banyak perusahaan besar Korea lainnya sudah lebih dulu mengadopsi teknologi serupa. LG Electronics, misalnya, telah memanfaatkan layanan OpenAI dalam operasional mereka.
Dunia pendidikan di Korea Selatan juga mulai melirik kecerdasan buatan untuk menunjang kegiatan akademik. Universitas Nasional Seoul belum lama ini menyediakan ChatGPT Edu bagi sekitar 47.000 mahasiswa dan karyawannya.









