BERTUAHPOS — Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, yang dikenal lewat smartphone dan ekosistem perangkat pintar itu, resmi memperkenalkan generasi terbaru sedan listriknya, Xiaomi SU7 2026, dengan peningkatan besar pada performa, teknologi, terutama dari sisi daya jelajahnya.
Sedan listrik dari Xiaomi ini tidak cuma menjual pembaruan tampilan, model terbaru itu juga hadir sebagai evolusi serius dari generasi sebelumnya.
Xiaomi bahkan mengklaim jarak tempuh mobil listrik ini mampu mencapai 902 kilometer dalam sekali pengisian daya, menempatkannya di jajaran sedan listrik paling efisien di kelasnya.
Mengutip laporan Gizmochina, Xiaomi menghadirkan Xiaomi SU7 2026 dengan tiga varian berbeda guna menjangkau lebih banyak segmen konsumen.
Varian Standar dibanderol mulai 219.000 yuan atau sekitar Rp537 jutaan. Sementara varian Pro dilepas di harga 249.900 yuan (sekitar Rp611 jutaan), dan versi tertinggi Xiaomi SU7 Max dipasarkan seharga 303.000 yuan atau setara Rp743 jutaan.
Secara dimensi, Xiaomi tetap mempertahankan proporsi sedan besar yang menjadi identitas SU7. Mobil ini memiliki panjang 5 meter, lebar 2 meter, serta jarak sumbu roda mencapai 3 meter.
Dengan ukuran ini, Xiaomi SU7 2026 tetap memberikan ruang kabin yang lega sekaligus tampilan elegan.
Ciri khas lampu depan berbentuk water drop dan lampu belakang melingkar tetap dipertahankan sebagai identitas visual.
Namun kini Xiaomi memberikan kebebasan personalisasi lebih luas lewat sembilan pilihan warna baru, termasuk Coastal Blue, Blazing Red, dan Viridian Green.
Peningkatan tidak hanya terjadi pada estetika. Bagasi depan elektrik berkapasitas 105 liter kini dapat dioperasikan melalui perintah suara maupun aplikasi smartphone.
Masuk ke dalam kabin, nudalam kabin, nuansa premium langsung terasa. Xiaomi menggunakan material soft-touch, lingkar kemudi berbalut kulit Nappa, serta aksen logam pada kisi speaker yang mempertegas kesan mewah.
Kenyamanan juga menjadi fokus utama. Jok depan hadir dengan mode zero gravity serta fitur pijat opsional untuk perjalanan jarak jauh. Untuk meningkatkan kesenyapan, seluruh pintu kini menggunakan kaca laminasi akustik.
“Peningkatan kenyamanan kabin menjadi fokus utama agar pengalaman berkendara terasa lebih tenang dan premium,” tulis laporan tersebut.
Di sektor performa, Xiaomi tidak main-main. Sedan listrik ini dipersenjatai motor HyperEngine V6s Plus yang mampu berputar hingga 22.000 rpm.
Hasilnya, Xiaomi SU7 2026 mampu melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 3,08 detik, angka yang biasanya identik dengan mobil sport performa tinggi. Kecepatan puncaknya mencapai 265 km/jam.
Untuk efisiensi energi, varian SU7 Pro menjadi yang paling menonjol dengan jarak tempuh hingga 902 km berdasarkan standar CLTC. Varian Standar mampu menempuh 720 km, sementara versi Max mencapai 835 km.
Konsumsi energinya tercatat hanya 11,7 kWh per 100 kilometer, menjadikannya salah satu sedan listrik paling hemat energi saat ini.
Teknologi pengisian cepat juga menjadi nilai jual utama. Xiaomi mengklaim mobil ini dapat menambah jarak tempuh hingga 670 kilometer hanya dalam 15 menit pengisian daya.
Sebagai perusahaan teknologi, Xiaomi menyematkan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama kendaraan ini. SU7 2026 dibekali chip Snapdragon 8 Gen 3 serta platform komputasi NVIDIA DRIVE AGX Thor.
Kombinasi LiDAR, kamera, dan radar memungkinkan sistem bantuan mengemudi bekerja dengan presisi tinggi. Xiaomi juga memperkenalkan arsitektur XLA, yang memungkinkan kendaraan merespons perintah suara dengan pemahaman lingkungan yang lebih cerdas.
“Arsitektur XLA memungkinkan fungsi mengemudi dikendalikan suara dengan kesadaran lingkungan yang lebih baik,” tulis laporan tersebut.
Saat ini, Xiaomi SU7 2026 baru tersedia secara terbatas di pasar China. Pemesanan awal sudah dibuka melalui platform resmi kendaraan listrik Xiaomi.
Meski belum ada kepastian jadwal ekspansi global, kehadiran sedan listrik ini memicu spekulasi bahwa Xiaomi tengah bersiap membawa “predator baru” di jalan raya ke pasar internasional.
Dengan kombinasi jarak tempuh ekstrem, performa agresif, dan teknologi berbasis AI, Xiaomi SU7 2026 berpotensi menjadi penantang serius para pemain lama di industri kendaraan listrik dunia.***









