• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Revisi? Itu Hanya Desakan Industri yang Haus Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
8 April 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Desakan sejumlah industri perkebunan untuk merevisi Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2014, tentang pengelolaan lahan gambut hanya di nilai sebagai desakan industri yang haus lahan di Riau.

Hal ini diungkapkan Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Muslim Rasyid, kepada bertuahpos.com, Rabu (08/04/2015).

Dia menilai bahwa saat ini industri HTI dan sawit sedang membutuhkan lahan besar. Dugaan itu bisa saja terjadi karen mengingat dengan ditetapkannya kadar air 04 meter yang diatur dalam PP tersebut, industri perkebunan kebingungan untuk menjaga tanaman mereka agar tetap hidup.

“Dugaan itu bisa saja terjadi,” katanya. Dia melihat ini pula yang menjadi alasan kuat mengapa sejumlah industri perkebunan di Riau mendesak pemerintah untuk tetap merevisi PP tersebut agar mereka bisa menguasai lahan di Riau.

Bagaimana tidak, desakan revisi PP ini untuk mengamankan bisnis mereka. Muslim melihat HTI dan sawit adalah bisnis yang rakus dengan lahan.

Dua pebisnis besar di Riau ini (sawit dan HTI), akan melakukan ekspansi besar-besaran. “Jika PP ini tetap dijalankan belum ada juga bukti bahwa bisnis mereka akan gagal,” sambungnya. “Yang jelas kalau peraturan ini berlaku, industri ini tidak bisa ekspansi.”

Menurut Muslim, sudah saatnya pemain bisnis perkebunan ini sudah mulai memikirkan, tanaman apa yang cocok untuk ditanam pada tanah gambut dengan kondisi kadar air tersebut.

“Jangan memaksakan akasia. Lahan hambut itu hutan. Dibabat juga. Apa mereka tidak pernah sekalipun memikirkan untuk melakukan budidaya multi kultur, atau mengembalikan kondisi hutan seperti sebelumnya,” ujar Muslim. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

DBH Turun, Plt Gubri Akan 'Gali' Lebih Dalam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.