• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harga Beras dan Ayam Naik, Berikut Penjelasanya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Juni 2025
Harga Beras dan Ayam Naik, Berikut Penjelasanya

Harga Beras dan Ayam Naik, Berikut Penjelasanya

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada pekan kedua Juni 2025, sebanyak 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), satu provinsi stabil, dan 23 provinsi lainnya mencatat penurunan IPH dibandingkan bulan sebelumnya.

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi pendorong utama naiknya IPH di sejumlah wilayah. Dua komoditas yang paling banyak menyumbang inflasi di daerah tersebut adalah beras dan daging ayam ras.

“Tiga provinsi dengan kenaikan IPH tertinggi adalah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Dalam Negeri, Senin (16/6/2025).

Pudji menyampaikan bahwa secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH lebih banyak dibandingkan yang mengalami kenaikan. Namun, terdapat 10 daerah dengan lonjakan IPH paling tinggi, tiga di antaranya adalah; Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah naik 3,57%, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah naik 3,50% dan Kabupaten Aceh Barat Daya yang naik 3,48%.

Pudji juga memaparkan bahwa faktor penyumbang IPH berbeda-beda tergantung wilayah. Di Pulau Sumatra, IPH banyak dipengaruhi oleh harga daging ayam ras dan daging sapi. Di Pulau Jawa, komoditas utama pemicu kenaikan adalah cabai merah, cabai rawit, dan daging ayam ras. Sementara di luar Sumatra dan Jawa, beras dan ayam ras menjadi penyumbang utama IPH.

Ia berharap, data ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak berujung pada inflasi tinggi. “Angka IPH ini penting untuk diperhatikan agar inflasi tetap terkendali di masing-masing wilayah,” tutup Pudji.

10 daerah dengan lonjakan IPH paling tinggi:

  • Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah: naik 3,57%
  • Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah: naik 3,50%
  • Kabupaten Aceh Barat Daya: naik 3,48%
  • Kabupaten Aceh Utara: naik 3,28%
  • Kabupaten Lamongan, Jawa Timur: naik 3,20%
  • Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara: naik 2,96%
  • Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara: naik 2,81%
  • Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat Daya: naik 2,42%
  • Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan: naik 2,36%
  • Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan: naik 2,34%

Daerah dengan penurunan IPH terdalam:

  • Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara: turun 6,80%
  • Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur: turun 5,44%

***

Tags: ekonomi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup
Ekonomi

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

...

Read moreDetails
Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Ekonomi di Tengah Tekanan Lingkungan

Next Post
Bangun Lagi Rumah Perjuangan Rakyat, Kapitra Ampera: I’m Back 

Bangun Lagi Rumah Perjuangan Rakyat, Kapitra Ampera: I’m Back 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.