• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sudah Rp 23,6 Miliar Tersalurkan, BRK Syariah Buka Peluang Besar untuk Petani Mendapatkan Dana Peremajaan Sawit

Reni by Reni
7 Mei 2024
Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, MA Suharto menyerahkan cenderamata kepada narasumber sosialisasi Penyaluran dan Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit.

Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah, MA Suharto menyerahkan cenderamata kepada narasumber sosialisasi Penyaluran dan Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, BATAM – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dapat meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat, dengan cara mengganti tanaman tua atau tidak produktif dengan bibit baru yang lebih berkualitas. Melihat hal itu, Bank Riau Kepri Syariah membuka peluang yang besar untuk petani atau lembaga pekebun di wilayah Riau untuk mendapatkan dana peremajaan kelapa sawit.

Direktur Dana dan Jasa, MA Suharto menyebutkan BRK Syariah pada tahun 2023 sudah menyalurkan dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) kepada 1074 Pekebun/Petani dengan total dana sebesar Rp70,3 Miliar. Di Tahun 2024 sampai dengan bulan April ini BRK Syariah sudah menyalurkan Dana PPKS kepada 353 pekebun/petani dengan total dana sebesar Rp23,6 Miliar.

“BRK Syariah menggandeng Dinas Perkebunan Provinsi Riau serta Dinas Perkebunan Kabupaten/Kota untuk melihat potensi program PSR di daerah masing-masing,” kata Suharto membuka acara sosialisasi penyaluran dan peremajaan perkebunan kelapa sawit di Ruang Pertemuan Hotel I Baloi, Batam, Selasa (7/5/2024).

Masih kata Suharto, BRK Syariah juga memiliki produk pembiayaan dana lanjutan atau pendamping seperti pembiayaan agribisnis replanting sawit dengan total  sampai dengan Maret 2024 yakni sebesar Rp 260 M yang disalurkan kepada 4.098 nasabah.

“Kami optimistis bahwa potensi sektor perkebunan dapat menjadi tumpuan peningkatan kesejahteraan warga dan kemajuan desa, karena ini menjadi salah satu tulang punggung bagi perekonomian di Provinsi Riau. BRK Syariah sebagai Bank Milik Daerah akan memudahkan petani melakukan peremajaan kelapa sawit melalui program penyaluran pembiayaan,” kata Suharto.

Dalam program ini, kata Suharto, tantangan yang dihadapi oleh para petani sawit tidaklah sedikit, salah satu tantangan terbesar adalah dalam hal peremajaan sawit.

“Melalui BPDP-KS, kita memiliki kesempatan untuk mengatasi tantangan tersebut, melalui program-program kolaborasi dari BPDP-KS, Dinas perkebunan dan BRK Syariah yang nantinya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani, tetapi juga untuk memperbaiki lingkungan dan menjaga keberlangsungan kelapa sawit di Provinsi Riau,” tutur Suharto lagi.

Dalam acara sosialisasi itu, sebanyak 12 Branch Manager BRK Syariah wilayah Riau beserta beserta Kepala Dinas Perkebunannya yang hadir melakukan diskusi terkait kendala yang ditemukan di lapangan terkait program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini dengan dua narasumber yaitu Pimpinan Penghimpunan Dana BPDP-KS, Munir dan Kepala Bidang Produksi Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti.

Beberapa kendala proses pengusulan program PSR yang biasa terjadi yaitu persyaratan pengusulan PSR yang sulit untuk dipenuhi misalnya surat bebas HGU dan lahan kawasan hutan, belum ada norma waktu dalam verifikasi baik onsite maupun ondesk yang dilakukan oleh Dinas Kabupaten yang membidangi perkebunan.

Selanjutnya penundaan mengikuti pengusulan program PSR dikarenakan isu perubahan besaran dana PSR menjadi Rp60 juta per hektare dan SDM yang kurang memadai dari pihak lembaga pekebun untuk mengajukan pengusulan program PSR.

“Terkadang lembaga pekebun ini malu bertanya, ini peran Dinas Perkebunan untuk mengedukasi pekebun tentang program ini. Melakukan kordinasi yang intensif kepada pekebun tentang teknis program PSR ini,” kata Pimpinan Penghimpunan Dana BPDP-KS, Munir menambahkan.

Demikian pula disampaikan Kepala Bidang Produksi Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti di akhir acara. Ia sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan BRK Syariah terhadap program PSR ini.

“Melalui jalur kemitraan ini, diharapkan banyak menggunakan BRK Syariah. Karena BRK Syariah merupakan bank daerah yang harus kita prioritaskan. Program PSR pola kemitraan ini, menghasilkan perkembangan ekonomi yang signifikan,” kata Vera.

Menurutnya, perusahaan telah melakukan upaya-upaya yang sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit nasional.

Ia mengajak kepada semua pihak untuk membangkitkan program PSR dan perbaikan tata kelola sawit. Diharapkan, sawit Riau yang berkelanjutan akan terwujud melalui sinergi multipihak, sehingga dapat mendorong peningkatan produksi, nilai tambah, dan daya saing kelapa sawit.

“Bagaimana caranya jemput bola, lakukan kordinasi dengan pusat. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi salah satu penyemangat kita semua untuk menjalankan program PSR ini. Tidak ada kepentingan aneh-aneh di sini, mari kita berbuat dengan optimal untuk masyarakat,” tutup Vera.

Acara yang digagas Divisi MKM ini juga dihadiri oleh Pemimpin Divisi MKM BRK Syariah M Jazuli, Pemimpin Divisi MSDI yang diwakilkan Pemimpin Bagian Corporate Learning Center, Tengku Rahman beserta Staf  dan Tim Leader BRK Syariah Wilayah Provinsi Riau. (ADV)

Tags: Brk syariahBRKS
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Reni

Reni

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

BRK Syariah dan Pemko Batam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Subsidi Margin 0 Persen
Finance

BRK Syariah dan Pemko Batam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Program Subsidi Margin 0 Persen

...

Read moreDetails
Perluas Transaksi Digital, BRK Syariah dan Pemkab Kampar Bahas Integrasi QRIS Realtime Spliting Pajak Daerah

Perluas Transaksi Digital, BRK Syariah dan Pemkab Kampar Bahas Integrasi QRIS Realtime Spliting Pajak Daerah

Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Eksistensi dan Layanan Keuangan Syariah

Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Eksistensi dan Layanan Keuangan Syariah

Tak Sekadar CSR, BRK Syariah Ikut Mengukuhkan Identitas Melayu di Kampus Universitas Riau

Tak Sekadar CSR, BRK Syariah Ikut Mengukuhkan Identitas Melayu di Kampus Universitas Riau

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji dan Coaching Perhajian di Siak

BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji dan Coaching Perhajian di Siak

Next Post

Topaz, Bibit Sawit Unggul Dari ASIAN AGRI, Andalan Petani Kelapa Sawit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.