• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

IPB Lakukan Kajian di Area Hutan Tanaman PT RAPP

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hasil kajian Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) PT RAPP yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) akan rampung dalam waktu dekat. LPPM IPB menjadi lembaga independen yang ditunjuk PT RAPP untuk melakukan kajian mengenai kebijakan hutan yang berkelanjutan atau lestari dimana sebelumnya kajian ini direkomendasikan oleh Stakeholder Advisory Committee atau Komite Penasihat Independen (SAC) pada Oktober 2014.

Hasil kajian sementara yang ditemukan oleh tim yang dipimpin oleh Dr. Ir. Machmud Tochari, DEA, menemukan delapan wilayah di Unit Manajemen PT RAPP yang menjadi objek kajian memiliki Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Kedelapan wilayah tersebut di antaranya, Baserah, Cerenti, Langgam, Logas, Mandau, Pelalawan, Teso dan Ukui.

“Kajian yang kami lakukan ini dilakukan pada areal kerja hutan tanaman PT RAPP untuk menemukan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi. Dari ke delapan wilayah unit manajemen. Pelalawan memiliki total luas KBKT yang paling besar diantara tujuh wilayah lain,” kata Tochari di dalam acara Konsultasi Publik II mengenai Draft Hasil Kajian Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi di Pekanbaru, Riau, Senin (26/1).

Tochari menyebutkan, aspek yang menjadi ruang lingkup dari kajian ini meliputi bentang alam dan landscape wilayah setempat, keanekaragaman hayati yang mengandung flora fauna dan ekosistem, aspek jasa lingkungan untuk melihat sejauh mana jasa yang diberikan lingkungan bagi masyarakat yang harus diberikan serta sosial ekonomi budaya – ruang untuk kehidupan masyarakat yg bergantung pada hutan di sekitarnya

“PT RAPP telah memberikan kepercayaan untuk melakukan kajian yang penting ini. Kajian ini cukup rumit dan kompleks karena menyangkut berbagai faktor dan aspek serta melibatkan berbagai stakeholder. Dalam acara ini, kami mengharapkan masukan dari publik agar hasil dari kajian temuan ini dapat dikoreksi apabila ada yang kurang tepat,” ungkapnya

Tochari menambahkan, hasil kajian KBKT pada areal kerja Unit Manajemen PT RAPP yang berupa laporan akhir akan di-review oleh HCV Resource Network (HCVRN) untuk melengkapi laporan dan rekomendasi tim serta dirangkum dalam bentuk laporan akhir. Ia berharap agar PT RAPP bisa terus bersinergi dan memberikan manfaat kepada masyarakat

Direktur Sustainability PT RAPP, Petrus Gunarso, mengungkapkan kajian KBKT yang dilakukan LPPM IPB ini merupakan upaya tambahan sukarela yang dilakukan PT RAPP untuk menambah kawasan konservasi di luar peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Apa yang dilakukan sekarang merupakan upaya sukarela untuk menambah wilayah konservasi atas permintaan internasional dan nasional. Komitmen menetapkan wilayah produksi dan konservasi ini merupakan komitmen sukarela tambahan diatas peraturan pemerintah yang berjalan,” ujar Petrus.

Dalam kesempatan itu, berbagai tokoh masyarakat di areal kerja Unit Manajemen PT RAPP hadir untuk memberikan masukan guna melengkapi hasil kajian. Salah satu masukan disampaikan oleh Camat Logas Tanah Darat, Novrion.

Ia memberikan masukan ada rekomendasi hasil kajian yang menyebutkan perlu dilakukannya normalisasi wilayah dengan cara penanaman kembali tanaman lokal untuk kebutuhan masyarakat.

“Saya ingin memberikan masukan bahwa selain dilakukan pemetaan wilayah juga dilakukan normalisasi wilayah sehingga kawasan KBKT bisa kembali seperti semula untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, konsultasi publik pertama telah dilaksanakan pada Desember 2014 lalu. Kajian KBKT di areal kerja Unit Manajemen PT RAPP ini sudah dimulai sejak November 2014 dan direncanakan selesai pada 31 Januari 2015.(Rilis)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi
Regional

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

...

Read moreDetails
4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Zontes ZT368-G ETC, Maxi Scooter dengan Fitur Premium dan Performa Mesin Besar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

Hyundai Ioniq 9, SUV Listrik Premium Ruang Kabin Lega Harganya Rp1,6 Miliar

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

TVS Ronin Agonda, Motor Retro dengan Fitur Modern, Harga Rp37 Jutaan

Next Post

Jembatan Siak III Aman untuk Dilintasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.