• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Siap Akuisisi 30 Persen Saham Freeport

Tim Redaksi by Tim Redaksi
26 Januari 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) siap mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia sebesar 30 persen. Namun, tahun ini pemerintah hanya berkesempatan membeli 20 persen saham perusahaan tambang emas terbesar di dunia tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau saya ditanya pemerintah atensinya bagaimana, pemerintah ingin memperbesar partisipasi. Jadi akan kami tambah,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said di kantornya, Minggu (25/1).

Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Negara (BUMN) telah memiliki 9,36 persen saham Freeport. Apabila merujuk PP No.77 Tahun 2014, perusahaan tambang itu diwajibkan untuk melepas 10,64 persen sahamnya kepada Pemerintah Pusat paling lambat Oktober 2015.

Kebijakan ini dilakukan mengingat Freeport masuk kategori perusahaan pertambangan asing yang telah memenuhi kewajiban untuk membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri. Selain berkewajiban membangun smelter, pembagian jatah saham 30 persen itu juga karena Freeport punya tambang bawah tanah (underground mining).

Adapun pada 2018 mendatang Freeport harus kembali melego sebesar 10 persen sahamnya hingga perusahaan tersebut hanya menguasai 70 persen.

“Freeport harus lebih dulu menawarkan sahamnya ke pemerintah pusat setelahnya baru ke pemerintah daerah dan swasta. Sekarang kami sedang hitung-hitungan (valuasi harga),” ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara R. Sukhyar.(CNN Indonesia)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Sedang mencari ide nama perusahaan? Perhatikan hal berikut

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.