• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Keren! Pria di Pekanbaru Ini Berhasil Sulap Limbah Sabut Kelapa Jadi Barang Mahal, Bahkan Laku Hingga Rp25 Juta

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 Oktober 2022
limbah sabut kelapa

Foto: Nafis_Bertuahpos.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pria bernama Opik Taufiqullah ini berhasil menangkap peluang usaha menguntungkan dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa.

Di tangannya, sabut kelapa yang hanya dianggap limbah bagi orang awam, justru menjadi barang bernilai tinggi dengan harga jual yang fantastis.

Dari limbah sabut kelapa itu, Opik menciptakan berbagai kerajinan tangan, sehingga punya nilai pemanfaatan yang lebih, terutama untuk keperluan rumah tangga.

Limbah sabut kelapa
Foto: Nafis_Bertuahpos.

Saat Bertuahpos.com berkunjung ke Workshop miliknya di Jalan Karya Labersa, persisnya di seberang gerbang Water Theme Park Labersa Riau Fantasi, Kelurahan Air Dingin, Bukit Raya, Pekanbaru, pada Jumat, 30 September 2022, terlihat begitu banyak hasil kerajinan dari sabut kelapa yang sudah diciptakan. Workshop ini diberi nama: Waroeng Sabut KSM, sudah berdiri sejak tahun 2016 lalu.

Rangkaian proses demi proses bapak Opik lakukan secara mandiri. Mulai dari proses penggilingan, penguraian serat, hingga dijemur sampai menjadi bahan baku yang disebut coco fiber.

“Untuk pengolahan coco fiber ini kita mengolahnya Tembilahan, setelah itu langsung dikirim ke Pekanbaru untuk diolah lagi, sehingga menjadi kerajinan tangan,” tuturnya.

Bagi Opik, ada banyak potensi alam yang bisa dimanfaatkan sehingga menjadi sebuah karya dengan nilai jual tinggi. “Bukan cuma dari sabut kelapa saja,” ucapnya. “Tapi, saya memang tertariknya dengan sabut kelapa. Karena itu yang menyentuh untuk dibikin kerajinan sampai produk jadi.”

limbah sabut kelapa
Foto: Nafis_Bertuahpos.

“Produk hilir yang seperti kita buat di warung sabut ini masih jarang, masih bisa dihitung jari. Makanya peluang bisnisnya besar,” sambungnya.

Hingga kini, produk kerajinan dari bahan sabut kelapa yang dibuat Opik sudah beragam. Setidaknya ada sudah ada 20 jenis kerajinan, mulai dari vas bunga, wadah tisu, hingga peralatan rumah tangga seperti, kursi dan meja. 

“Untuk harga dari kerajinan sabut ini dijual dimulai dari Rp5.000 ribu rupiah seperti spon pencuci piring, hingga Rp25 juta, seperti gazebo yang terbuat dari sabut,” tuturnya.***[Nafis]

Tags: kerajianan tanganKerajinan limbah sabut kelapalimbah sabut kelapamanfaat limbah sabut kelapaWaroeng Sabut KSMWorkshop Sabut Kelapa
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Pertemuan AHY dan Puan

Percaya Nggak Percaya, Pertemuan Puan dengan AHY Sangat Dinantikan, Demokrat Bakal Berkoalisi dengan PDIP?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.