• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Yen Melemah, Harga Karet di Riau Belum Terkoreksi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Desember 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Menjelang akhir tahun lemahnya mata uang yen ternyata belum berdampak signifikan terhadap harga karet di Riau. Harga karet untuk sementara masih tetap di nominal Rp 15 ribu per kilonya.

Staf Kasi Promosi dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Rusdi mengatakan, melemahnya mata uang yen perlahan memang menyeret harga karet lokal, namun hingga saat ini belum ada pengaruh sama sekali.

Pasar terbesar karet Tocom, Tokyo masih mempu memnuhi kebutuhan bahan baku karet. “Yen memang melemah, sedangkan harga rupiah menguat. Adalah dongkrak harga sedikit, tapi tak berpengaruh sama sekali. Pergeseran harganya sangat sedikit sekali, katanya, Rabu (24/12/2014).

Sebulan menjelang akhir tahun harga karet dipasar Jepang masih berkisar diharga Rp. 15 ribu, berturut-turut hingga minggu ketiga. “Untuk sementara diminggu terakhir kita belum tahu berapa harga pasarannya,” kata Rusdi.

Menurut pendapat masyarakat, Rusdi menyebutkan idealnya harga karet perkilonya setara dengan harga beras perkilo. Selain itu kelebihan pasokan bahan baku ke pasaran. “Misalnya kebutuhan 10 ton, tapi dibuang kepasar 11 ton. Juga sangat mempengaruhi terhadap harga karet,” tambahnya.

Selain itu, perkembangan teknologi jepang yang semakin maju, juga berdampak pada penurunan harga karet di Riau. Sebagian besar industri di Jepang lebih banyak memproduksi karet sintesis. (melba)

 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

Syamsuar Pertanyakan Komitmen Chevron Bantu UKM di Siak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.