• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubri: Jangan Sepelekan Gambut, Bisa untuk Tanam Nanas dan Keladi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 April 2022
daerah penghasil migas, tanah gambut

Gubernur Riau Syamsuar. (Diskominfotik)

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar memintah kepada masyarakat di Riau, khususnya mereka yang tinggal di daerah dengan kondisi tanah gambut untuk tidak patah arang dalam hal pengembangan potensi sumber daya alam.

Saat ini, sekitar 60 persen wilayah di Riau adalah gambut. Tanah ini dikenal dengan kandungan asam yang tinggi. Meski demikian, ada banyak komoditi perkebunan yang bisa dikembangkan di tanah gambut, seperti pohon rumbia sebagai bahan baku sagu, termasuk nanas dan tumbuhan keladi.

“Kami terus mendorong agar masyarakat bisa meningkatkan potensi SDA yang ada di daerah masing-masing. Jangan pernah kita menyepelekan lahan gambut, karena itu juga bisa menghasilkan jika dikembangkan untuk sektor perkebunan,” kata Syamsuar di Pekanbaru.

Dia mengatakan, hampir semua daerah di Riau memiliki lahan gambut yang cukup luas, terutama wilayah Riau di bagian pesisir, seperti Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Dumai, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kanpar, termasuk di Kabupaten Rokan hilir.

“Jadi, jangan pernah anggap lahan gambut itu tidak bisa menghasilkan, di Siak sudah banyak yang berhasil menanam nanas dilahan gambut. Produknya bahkan dijual hingga keluar daerah,” sebutnya.

Syamsuar menyebut, upaya meningkatkan perekonomian daerah harus dilakukan semaksimal mungkin. Langkah ini perlu menjadi perhatian bersama mengingat ekonomi masyarakat cukup terpuruk akibat pendemi Covid-19 dalam 2 tahun belakangan ini.***

Tags: luas gambut di riautanah gambuttanaman khas gambut
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
ibadah haji tahun ini, biaya haji tahun 2022

Pemerintah Tetapkan Besaran Biaya Haji 2022 Sebesar Rp39,8 Juta/Jemaah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.