• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan 21 Agustus: Penandatanganan Perjanjian Sunda-Portugis

Romi J. by Romi J.
21 Agustus 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Perjanjian Sunda-Portugis adalah perjanjian antara Kerajaan Sunda dan Portugis.

Pada awal abad ke-16, Kerajaan Demak semakin kuat dan mempunyai pengaruh luas di pantai utara Jawa. Pelabuhan penting, seperti Cirebon sudah dikuasai Demak.

Sementara, Kerajaan Banten juga semakin kuat. Pelabuhan Banten juga semakin penting bagi perdagangan.

Sementara, Kerajaan Sunda semakin lemah. Peranan pelabuhan Sunda Kelapa juga melemah.

Raja Sunda, Sri Baduga, kemudian mengirimkan utusan ke benteng Portugis di Malaka. Utusan ini dipimpin oleh putera mahkota, Surawisesa.

Utusan ini tiba di Malaka pada tahun 1521. Isinya adalah permintaan kerjasama dagang antara Kerajaan Sunda dan Portugis.

Portugis diberikan hak berdagang, terutama lada, dan mendirikan benteng di Sunda Kalapa. Sunda juga akan memberikan 350 kuintal lada kepada Portugis setiap tahunnya.

Namun, sebagai imbal baliknya, Portugis harus membantu Sunda menghadapi musuhnya, terutama Demak.

Dilansir dari situs Kemendikbud, tahun 1522, Portugis mengirimkan perwakilannya, Henrique Lemé ke Kerajaan Sunda untuk mengadakan perjanjian.

Perjanjian Sunda-Portugis akhirnya ditandatangani pada 21 Agustus 1522. Dari pihak Kerajaan Sunda, ditandatangani oleh Surawisesa, sementara Portugis diwakili oleh Henrique Lemé.

Namun, karena masalah di Goa, Portugis tak pernah datang ke Sunda Kelapa untuk membangun benteng. Sunda berperang sendiri melawan musuhnya, dan Sunda Kelapa akhirnya jatuh ke tangan Demak. (bpc4)

Tags: perjanjianportugisSunda
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Catatan Sejarah 28 November: Fretilin Nyatakan Timor Timur Merdeka dari Portugis

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 14 November: Mengenang Nuku, Sultan Pengusir VOC dari Tidore

Catatan Sejarah 7 Juni: Perjanjian Tordeisillas, Spanyol dan Portugis Membagi Dunia

Sultan Baabullah

Catatan Sejarah 25 Mei: Takluknya Portugis di Tangan Sultan Baabullah

Catatan Sejarah 7 Mei: Penandatangani Perjanjian Roem-Royen

Catatan Sejarah 22 April: Perjanjian Saragosa, Cara Spanyol dan Portugis Membagi Maluku

Next Post

Kedutaan Indonesia di Kabul Tak Ditutup, Operasional Dilakukan dari Islamabad

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.