• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ingin Investasi Properti? Pelajari 5 Hal Ini

Tim Redaksi by Tim Redaksi
25 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Masyarakat kini tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan per bulan untuk perencanaan masa depan. Banyak orang yang memilih investasi, baik dalam bentuk properti, emas ataupun reksadana.

Bagi Anda yang ingin mencoba investasi di bidang Properti, patut menyimak lima panduan bagi investor real estate. Berikut rinciannya seperti dikutip dari keterangan tertulis Lamudi kepada Okezone, Jakarta, Selasa (24/11/2014).

1. Pelajari hukum lokal dan kesulitan yang ada

Sebelum berinvestasi di pasar real estate negara berkembang, investor sebaiknya mengumpulkan informasi yang akurat tentang hukum dan kesulitan yang berlaku di negara tersebut.

Pasalnya, investor asing sering mengalami kesulitan dalam membeli properti di beberapa negara berkembang. Di Indonesia misalnya, orang asing tidak diizinkan memiliki properti besertifikat Hak Milik, namun mereka masih bisa menyewa bangunan besertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk mendirikan perwakilan perusahaan asing misalnya, dan apartemen non-subsidi sebagai tempat tinggal.

Kemudian pastikan Anda memeriksa informasi resmi pemerintah dan menghubungi pengacara lokal, serta secara rutin membaca berita agar terupdate dengan perkembangan terbaru.

2. Rencanakan secara jangka panjang

Beri waktu untuk Anda mengamati pasar tersebut dan amati dengan cermat tampilan jangka panjangnya sebelum berinvestasi. Dengan wilayah yang cenderung berubah-ubah, sangat penting bagi Anda untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Namun coba lah melihat tampilan jangka panjang pasar tersebut.

Investasi properti selalu merupakan keputusan jangka panjang yang seluruh informasinya Anda ketahui terlebih dahulu sebelumnya, namun hal ini semakin penting dilakukan bagi pasar berkembang yang tinggi tingkat perubahannya. Cara terbaik menyiapkannya adalah untuk menggunakan sumber independen terpercaya yang menyediakan informasi lokal dan nasional.

3. Cari partner lokal

Menemukan pengacara, penerjemah, ataupun broker real estate lokal yang cocok dan bisa menjadi kontak Anda di wilayah tersebut sangatlah diperlukan untuk bernavigasi di pasar lokal. Pilih orang yang memang ahli di bidangnya dan memiliki pengetahuan lokal yang Anda perlukan untuk sukses di pasar tersebut. Ini akan menyimpan waktu dan tenaga Anda dalam jangka panjang.

4. Bangunlah portfolio yang beragam

Selalu ada fluktuasi harga yang konstan di pasar properti di seluruh dunia, namun hal ini bahkan lebih sering terjadi di pasar berkembang. Karena itu para investor harus fleksibel dan mampu secara cepat beradaptasi pada perubahan. Berinvestasi di beberapa jenis properti yang berbeda di beberapa wilayah dan negara dapat menyeimbangkan kesempatan Anda di tengah pasar yang bergejolak. Kemampuan beradaptasi adalah kunci sukses Anda dalam jangka panjang.

5. Pahami perbedaan budaya yang ada

Hal ini berlaku bagi siapa saja yang melakukan bisnis di negara yang bukan negara asal mereka. Jika Anda berencana untuk mengunjungi negara yang Anda tuju untuk investasi, lakukanlah riset terlebih dahulu dalam praktek budaya dan kebiasaan sebelum kedatangan Anda.

Sesuatu yang kecil seperti bagaimana Anda mengenalkan diri Anda dalam pertemuan bisnis bisa sangat beragam dari suatu negara ke negara lain. Di Myanmar misalnya, etiket bisnis diambil dari kebiasaan agama Budha, tradisi seperti melepas sepatu sebelum memasuki rumah orang masih sering dilakukan. Mengetahui perbedaan-perbedaan seperti ini sejak awal dapat menghindari Anda dari masalah miskomunikasi ke depannya.(Okezone)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Tips Siasati Belanja Setelah Kenaikan Harga BBM

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.