• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Guna Tekan Kasus Stunting, Pemkab Siak Gelar Rembuk Tingkat Kabupaten

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
13 April 2021
pemkab siak

istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Siak guna menekan agar kasus stunting atau terhambatnya pertumbuhan pada anak dapat menurun.

“Musyawarah bersama serta mencarikan solusi untuk menekan angka Stunting di Kabupaten Siak ini memang harus kita lakukan. Karena Kabupaten Siak berada di urutan kelima dari 12 kabupaten di Riau sebagai angka tertinggi kasus stunting,” kata Bupati Siak Alfedri di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Senin (12/4/2021).

Dijelaskan Alfedri, Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

“Dari hasil pengumpulan data E-PPGBM, atau Pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat pada bulan penimbangan Februari Tahun 2020 yang lalu, dari jumlah keseluruhan 33.155 balita yang tersebar di 131 kelurahan dan kampung se Kabupaten Siak, didapati sebanyak 945 balita tergolong sangat pendek dan 2.284 balita tergolong pendek. Sehingga jumlah seluruhnya balita yang masuk dalam kategori sangat pendek dan pendek berjumlah 3.229 balita,’ kata Alfedri menjelaskan.

Dari jumlah tersebut, angka balita stunting tertinggi berada di Kecamatan Kandis dengan jumlah 721 balita, diikuti Kecamatan Siak dengan 318 balita, Koto Gasib 316 balita, Lubuk Dalam 299 balita, Sungai Apit 293 balita, Tualang 269 balita, Sungai Mandau 209 balita, Sabak Auh 202 balita, Mempura 174 balita, Pusako 168 balita, Kerinci Kanan 100 balita, Bungaraya 62 balita, Minas 49 balita, dan Dayun 49 balita.

Untuk menekan angka Stunting, Pemerintah Kabupaten Siak telah melaksanakan berbagai upaya diantaranya melalui Program Kegiatan atau Sub Kegiatan pada OPD maupun Pemerintah Kampung/Kelurahan diprioritaskan pada lokasi fokus stunting Tahun 2021 dan 2022, sesuai dengan Keputusan Bupati Siak Nomor 287/HK/KPTS/2021.

“Upaya lainnya adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, balita dan anak sekolah, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan (pembangunan/ rehabilitasi Rumah Sakit, Puskesmas, Pustu, Posyandu serta pengadaan alat kesehatannya), Pemberian suplementasi kalsium, taburia, tablet tambah darah, kapsul vitamin A, zinc untuk pengobatan diare, obat cacing”, ujarnya.

Selanjutnya, upaya peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi Peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan, hingga Peningkatan kesadaran, komitmen, praktek pengasuhan dan gizi ibu dan anak dan Peningkatan akses pangan bergizi.

“Dengan adanya upaya tersebut, kami berharap angka Stunting di Kabupaten Siak bisa berkurang dan dicegah. Dalam kegiatan Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Siak ini, Pemerintah Kabupaten Siak memberikan apresiasi kepada 4 Kampung Zero Stunting Tahun 2020, yaitu Kampung Kemuning Muda Kecamatan Bunga Raya, Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya, Kampung Pangkalan Makmur Kecamatan Dayun, Kampung Merangkai Kecamatan Dayun, serta perusahaan-perusahaan yang sudah berkontribusi terhadap penurunan stunting di Kabupaten Siak seperti, PT BSP, PT. RAPP, dan PT. KTU,” katanya.

Selain itu, juga dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Komitmen Rembuk Stunting Konvergensi pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kabupaten Siak, oleh Bupati Siak, Sekda Siak, Ketua DPRD Siak, Unsur Forkompimda, serta tamu undangan lainnya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Siak terpilih Husni Mirza, Ketua TP PKK Rasidah, Ketua DWP Siak. (*)

Tags: Berita Siakpemkab siak
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam
Lingkungan

Operasi Pemadaman Karhutla Riau Berlanjut, Sejumlah Titik Belum Padam

...

Read moreDetails

Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss dan UNDP Perkuat Misi Ekologi

Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor Sambut 1 Muharam

Bupati Siak: Sensus Ekonomi 2026 Penting untuk Wujudkan Bantuan Tepat Sasaran

Wakil Bupati Siak Sambut Hangat Kepulangan 252 Jemaah Haji Kloter BTH 12 di Batam

Bupati Afni Ajak Generasi Muda Isi Waktu dengan Kegiatan Positif dan Bermanfaat

Next Post
siak tv

Chanel Siak TV Sudah Bisa Diakses Lewat Parabola di Seluruh Indonesia, Ini Kata Alfedri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.