• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pernah Gagal Buka Rumah Makan, tapi Kini Beromzet Puluhan Juta

Tim Redaksi by Tim Redaksi
5 November 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Selalu ada jalan bagi yang terus mau berusaha. Prinsip ini yang selalu dipegang pemilik Green House Kantong Semar Yagiza Nursery, Multajam Tarigan dalam menjalani hidup. Termasuk untuk membesarkan usaha pembibitan tanaman Kantong Semar yang sekarang ditekuninya.

Kepada bertuahpos.com, ia berbagi kisah perjalanan hidup sejal tahun 2011. Kala itu perekonomian keluarga seret dan berbagai usaha dijalani, namun belum membuahkan hasil

“Saya pernah berbisnis rumah makan, namun tutup. Lalu usaha bengkelradio pun dirasa kurang menarik. Namun saya yakin, semua pasti ada jalan keluar,” ujarnya optimis.

Dan benar saja, jalan keluar itu diperolehnya saat berselancar di internet. Ternyata kantong semar yang bernama latin Nepantes, memiliki harga jual tinggi di pasar Eropa. Padahal selama ini, tanaman tersebut hanya hiasan rumah saja.

“Dari situ akhirnya kepikiran membudidayakan kantong semar,” tuturnya. Berbekal lahan di samping rumahnya, pria yang juga jadi dosen di Universitas Pasir Pengaraian ini mulai budidaya dengan cara stek.

Tak sedikit orang yang memandang sebelah mata niatnya untuk membudidayakan tanaman tersebut. Karena masih banyak anggapan tanaman hutan itu tak bernilai. Bahkan dicemooh karena tanaman itu dianggap tak bernilai.

Namun Multajam paham, karena orang di sekitarnya belum sadar kalau harga satu bunga bisa menembus jutaan rupiah.

“Untung respon istri sangat positif dan sampai sekarang ikut membantu mengurus kebun kantong semar. Dalam sebulan bisa beromset hingga Rp 30 jutaan. Itu kalau ramai, kalau hari biasa sekitar Rp 3jutaan,” tuturnya.

Bukan itu saja tantangan yang dihadapinya. Di sisi lain, ia mendapat protes keras dari para kolektor bunga langka. “Waktu itu bibit tanaman hasil budidaya saya jual sekitar Rp 70ribu. Kita kira sudah untung. Tapi saya diprotes karena jenis yang saya jual itu, di pasaran sekitar Rp 200 ribu,” kenangnya sambil tertawa.

Ditemani beberapa rekannya, mereka mulai menelusuri hampir seluruh Sumatera untuk mengoleksi dan membudidayakan tanaman tersebut. Seiring berjalannya waktu Green House Yagiza Nursery semakin banyak kedatangan order, termasuk dari media online.

Saat ini di green house tersebut, ada sekitar 60 tanaman kantong semar yang masuk kategori langka.  Sebanyak 70 persen kantong semar ada di Indonesia, khususnya Sumatera dan Kalimantan. Sementara itu di Dusun Sungai Bungo Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah, tanaman yang disebut warga tempatan, Kutakuo itu, banyak tumbuh.

Kini Multajam lebih memfungsikan green housenya sebagai wisata edukasi siswa-siswi serta siapa saja yang ingin belajar. Sehingga diharapkan nantinya Kantong Semar asli Rokan hulu bisa dilestarikan.

Sebab sebagian hutan telah berubah fungsi menjadi lahan perkebunan. Sehingga mengancam habitat tanaman ini, sebab ketidaktahuan masyarakat yang masih menganggapp sebagai tanaman kampung.

“Kalau tidak kita yang memulai siapa lagi. Orang luar negeri, seperti Belanda yang tidak memiliki kekayaan alam ini sudah membudidayakannya sejak lama. Jangan sampai anak cucu menyangka tanaman ini asalnya dari luar negeri. Padahal itu punya kita, jangan sampai,” tutur pria tinggi ini sambil memandang ke green house miliknya yang beralamat Jalan, Hangtuah No 180 Wonosari, Pasirpengaraian, Rohul. (riki)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post

Asian BMX Championship 2014, Tim Tuan Rumah Sewa Tiga Rider

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.